Breaking News:

Sempat Viral Video Pria Berkunjung ke Gumuk Pasir Jogja, Dimintai Uang Rp100 Ribu, Ini Alasannya

Wisatawan ini mengeluhkan pungutan liar yang dialaminya saat mengunjungi lokasi wisata Gumuk Pasir.

Editor: Sinta Darmastri
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih Yogyakarta 

TRIBUNSTYLE.COM - Siapa yang nggak ingin berliburan ke Jogja?

Jogja memang menjadi salah satu lokasi wisata terfavorit di Indonesia selain Bali.

Budayanya yang masih kental hingga banyaknya tempat wisata di Kota Pelajar tersebut menjadi sebab para wisatawan lokal atau mancanegara tertarik untuk berkunjung.

Namun, kepopuleran tempat wisata di Jogja terkadang justru diwarnai kabar tak sedap, seperti makanan dan biaya parkir yang terlalu mahal atau adanya pungutan liar (pungli).

Baca juga: Viral Pemuda 19 Tahun Berlutut Melamar Nenek 76 Tahun, Ada yang Curiga Demi Harta, Pasangan Itu Cuek

Baru-baru ini, kejadian tak menyenangkan itu menimpa seorang pria bernama Dwi Riyanto.

Dilansir dari akun TikTok miliknya di @dwi_riyantoo pada Rabu (1/6/2022), ia mengeluhkan pungutan liar yang dialaminya saat mengunjungi lokasi wisata Gumuk Pasir.

Gumuk Pasir merupakan area wisata berbentuk layaknya gurun pasir yang ada di dekat Pantai Parangtritis, Yogyakarta.

"Sekarang kalau misalkan ke Gumuk Pasir suruh bayar Rp 100 ribu. Padahal kita sering ke sini dan (cuma) disuruh bayar parkir. Ini disuruh bayar Rp 100 ribu," keluh Dwi.

Namun, ibu-ibu yang meminta uang sejumlah Rp 100 ribu itu beralasan bahwa area yang dikunjungi Dwi adalah lahan pribadi, bukan milik Sultan.

"Soalnya ini lokasi yang ini, ini punyanya pribadi. Ini punya hak milik. Kalau di sana punya Sultan Ground," elak sang ibu-ibu.

"Nah berarti ini milik pribadi tapi suruh bayar Rp 100 ribu ya berarti?" Dwi kembali menegaskan.

"Lha ini yang mengelola ini, yang mengelola," ibu itu bersikeras.

"Berarti suruh bayar Rp 100 ribu?" tanya Dwi.

Viral wisatawan dimintai uang Rp 100 ribu oleh pengelola Gumuk Pasir Jogja.
Viral wisatawan dimintai uang Rp 100 ribu oleh pengelola Gumuk Pasir Jogja. (TikTok/dwi_riyantoo)

Namun, tak diduga, si ibu tetap memaksa Dwi untuk membayar, bahkan menyuruhnya menawar harga jika tak bersedia membayar Rp 100 ribu.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved