Breaking News:

BMKG: Banjir Air Rob & Tanggul Jebol di Semarang Pantura Akibat Fenomena Perigee, Ini Penjelasannya

BMKG: Banjir air rob dan tanggul jebol di Semarang dan Pantura terjadi akibat fenomena Perigee, ini penjelasannya.

Editor: Dhimas Yanuar
Tribun Jateng/ Budi Susanto
BMKG: Banjir air rob dan tanggul jebol di Semarang dan Pantura terjadi akibat fenomena Perigee, ini penjelasannya. 

TRIBUNSTYLE.COM - BMKG: Banjir air rob dan tanggul jebol di Semarang dan Pantura terjadi akibat fenomena Perigee, ini penjelasannya.

Tanggul jebol dan air rob menutupi hampir di pesisir Semarang dan sebagian daerah pantura.

BMKG akhirnya menentukan alasan kenapa hal ini terjadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Semarang menyebut banjir rob di Semarang dan Pantura Jateng karena fenomena Perigee.

Baca juga: VIRAL Video Emak-emak Lawan Jambret, Berhasil Curi Tas Tapi Motor yang Dibawa Malah Ketinggalan

Air rob melanda Kawasan Terminal Terboyo Semarang dan Kecamatan Sayung, sehingga menghambat arus lalu lintas.
Air rob melanda Kawasan Terminal Terboyo Semarang dan Kecamatan Sayung, sehingga menghambat arus lalu lintas. (Tribun Jateng/Rezanda Akbar D)

Lalu apa itu fenomena Perigee?

Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Ganis Erutjahjo menyebut banjir rob disebabkan adanya Fenomena Perigee atau jarak terdekat bumi dengan bulan.

"Tinggi gelombang di perairan Utara Jawa Tengah mencapai 1,25-2,5 meter."

"Kondisi di akhir bulan Syawal, dimana masa itu adalah mendekati fase puncak pasang."

"Pada 23 Mei 2022, pukul 16.00 WIB tercatat tinggi pasang 210 cm," kata Ganis saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2022).

Dia mengatakan banjir rob melanda sejumlah daerah di wilayah pesisir utara Jawa Tengah yakni Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kota Semarang, Demak, Pati dan Rembang.

"Berdasarkan prakiraan pasang surut dari Pushidrosal bahwa hari ini pasang terjadi sampai pukul 17.00 WIB, dan mulai surut pukul."

"18.00 WIB. Surut minimum pada pukul. 22.00 WIB," ujarnya.

Ia mengatakan peringatan dini banjir rob dan gelombang tinggi sudah dikeluarkan oleh Forecaster on Duty untuk wilayah pesisir Utara Jawa Tengah pada 23-24 Mei 2022.

"Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap terjadinya kejadian banjir rob ekstrim yang diprakirakan akan terjadi sampai dengan tanggal 25 Mei 2022," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved