Doa Muslim
Bacaan Dzikir yang Dianjurkan Setelah Sholat 5 Waktu, Lengkap dengan Doa Sesuai Anjuran Nabi SAW
Amalkan dzikir berikut setelah melakukan sholat lima waktu, miliki banyak kemuliaan, termasuk istighfar sebanyak 100 kali.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Amalkan dzikir berikut setelah melakukan sholat lima waktu, miliki banyak kemuliaan, termasuk istighfar sebanyak 100 kali.
Melansir Tribun Medan, berzikir merupakan perintah Allah SWT yang termaktub dalam Alquran. Tepatnya dalam surat Al Ahzab ayat 42-43.
Dalam ayat tersebut, Allah SWT berfirman:
وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Artinya: “Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan sore.”
هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا
Artinya: “Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS. Al-Ahzab: 42-43).
Selain itu, dalam surat Ghafir ayat 55, perintah untuk berzikir juga disebutkan.
Allah SWT berfirman:
فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
Artinya: “Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu sore dan pagi” (QS. Ghafir: 55).

Baca juga: Apa Saja Manfaat Seorang Muslim Rutin Membaca Dzikir Setiap Hari? Simak Ulasannya!
Baca juga: Kumpulan Doa dan Dzikir yang Dipanjatkan Setelah Sholat, Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Selain itu, orang yang mengamalkan dzikir pagi dan petang juga akan mendapatkan cinta dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Hal ini didasarkan pada hadist yang diriwayatkan Imam Abu Dawud, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda:
لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ ، وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً
Artinya: “Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) sholat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari (waktu) sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak,”. (HR. Abu Dawud: 3667).