Breaking News:

Ahli Kesehatan Sebut Hepatitis Akut Anak Bagian dari Covid Omicron BA2, Meski Masih Kajian Awal

Ahli kesehatan sebut Hepatitis Akut anak misterius ini adalah bagian dari Covid Omicron BA2, meski begitu ini masih kajian awal.

Editor: Dhimas Yanuar
wittyfeed.com
Ahli kesehatan sebut Hepatitis Akut anak misterius ini adalah bagian dari Covid Omicron BA2, meski begitu ini masih kajian awal. 

TRIBUNSTYLE.COM - Ahli kesehatan sebut Hepatitis Akut anak misterius ini adalah bagian dari Covid Omicron BA2, meski begitu ini masih kajian awal.

Hepatitis Akut misterius baru akhir-akhir ini menjadi perbincangan baru.

Hepatitis akut ini banyak menyerang anak, tetapi masih belum diketahui penyebabnya.

Baca juga: Setelah Covid-19, Kini Giliran Hepatitis Misterius Serang Anak-anak di 20 Negara, Termasuk Indonesia

Baca juga: KASUS Hepatitis Akut Misterius Ramai Dibahas, Indonesia Ada 3 Pasien Meninggal, WHO Ambil Keputusan

Gambar ilustrasi.
Gambar ilustrasi. (Justin TALLIS / AFP)

Namun, salah satu hasil kajian awal Kementerian Kesehatan Israel mengeluarkan statement.

Diduga kemunculan Hepatitis ini berkaitan dengan dengan sub varian omicron BA.2.

Karena 90 persen anak-anak yang terinfeksi Hepatitis, satu tahun sebelumnya terinfeksi Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman

"Tidak banyak korelasi ke adenovirus. Nah ini ada juga hipotesa atau prediksi di sebagian negara," ungkapnya pada Tribunnews, Kamis (5/5/2022).

Khususnya di Eropa, banyak yang menduga kemunculan sub varian atau varian baru dari Covid-19 bisa terlihat menyerang anak.

Bukan karena menyerang anak, tapi kelompok anak belum divaksin.

Anak yang terinfeksi adalah mereka yang di bawah lima tahun.

Yang mana mereka belum bisa menerima vaksin Covid-19. Hal ini tentu membantah keterkaitan kemunculan Hepatitis akibat efek samping vaksinasi. 

"Tidak ada yang bisa memperkuat praduga atau dugaan dikaitkan dengan vaksinasi. Bahkan sebaliknya. Karena pada dewasa tidak katena sudah ada riwayat vaksinasi," kata Dicky menambahkan.

Hingga saat ini belum ditemukan kasus untuk orang dewasa. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved