Breaking News:

Setelah Penantian Panjang, Synchronize Fest Akhirnya Kembali Hadir Offline, Digelar Oktober 2022

Penantian panjang akhirnya terjawab! Synchronize Fest dipastikan akan digelar secara offline.

Dok. Synchronize Fest
Synchronize Fest kembali digelar offline Oktober 2022. 

TRIBUNSTYLE.COM - Penantian panjang akhirnya terjawab! Synchronize Fest dipastikan akan digelar secara offline.

Nantinya, Synchronize Fest akan berlangsung pada 7, 8, dan 9 Oktober 2022, di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Mengusung tema 'Lokal Lebih Vokal', Synchronize Fest 2022 akan menjadi oase bagi pencinta musik tanah air akan perayaan festival musik setelah dua tahun absen akibat pandemi Covid-19.

Tema tersebut selaras dengan pergerakan Synchronize Fest yang sejak 2016 selalu mendukung musisi tanah air.

Sejumlah musisi yang didukung berasal dari berbagai jenis musik, datang dari dekade 60-an hingga masa kini.

Hal itu sekaligus merayakan keberagaman jenis musik yang ada di Tanah Air.

Baca juga: Grup Musik .Feast Merilis Mini Album Abdi Lara Insani, Ceritakan Perjalanan Tokoh Fiktif

Baca juga: Dul Jaelani bersama Band Barunya Bernama Qodir Rilis Album Bertajuk Seribu Bulan

Synchronize Fest kembali hadir secara offline Oktober 2022.
Synchronize Fest kembali hadir secara offline Oktober 2022. (Dok. Synchronize Fest)

Semangat 'kelokalan' ini turut terepresentasi secara visual melalui karya besutan seniman asal Kalimantan Selatan bernama Rakhmat Jaka yang begitu lekat dengan budaya dan kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia.

Pada perayaan festival tahun 2022, Synchronize Fest tetap konsisten menghadirkan gerakan peduli lingkungan melalui kampanye #GreenMovement yang pertama kali diimplementasikan pada Synchronize Fest 2019 lalu.

Gerakan ini menghendaki pengunjung Synchronize Festival untuk dapat membawa botol minum mereka di dalam area festival, penyediaan area water refill yang dapat dinikmati secara gratis bagi seluruh pengunjung, pengelolaan sampah terpilah, dan aktivasi lainnya.

Sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima TribunStyle.com, hal itu dilakukan demi menyebarkan kampanye kesadaran lingkungan dan sosial di wilayah festival.

Kehadiran Synchronize Fest di tahun ini bertekad untuk merayakan keberagaman musik Indonesia dan sekaligus menjadi corong amplifikasi pergerakan musik lokal yang berdaulat di negerinya sendiri.

Panggung Synchronize Fest.
Panggung Synchronize Fest. (Dok. Synchronize Fest)

Pada akhirnya, Synchronize Fest akan terus menjadi sebuah rumah musik hidup mandiri yang beragam, nyaman, aman, menyenangkan, penuh kegembiraan bagi semua orang, seluruh keluarga, tanpa mempedulikan latar belakang ekonomi, pilihan politik, suku bangsa, agama dan ras.

Keberlangsungan festival seperti yang kita idam-idamkan di atas akan sepenuhnya berada di tangan para penggerak Synchronize Fest yang masih setia menunggu seusai absennya Synchronize Fest sejak tahun 2020 akibat pandemi.

Dukung festival musik berdikari, dukung Synchronize Fest!

It’s not just a festival, it’s a movement!

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Baca artikel terkait Synchronize Fest di sini

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved