Breaking News:

VIRAL Emak-emak Cari Pelaku Penendang Alat Vital Anaknya Pakai Toa Masjid, Ancam Pelaku Begini

Terdengar suara khas emak-emak yang sedang marah-marah atau mengomel, ia bertanya siapa anak yang sudah menendang alat vital anaknya?

Editor: Sinta Darmastri
Kolase @lambe_turah/Kompas.com
Viral emak-emak mencari pelaku penendang alat vital anaknya pakai toa masjid. 

TRIBUNSTYLE.COM - Tidak akan ada seorang ibu yang rela anaknya di bully atau bahkan disakiti.

Sama halnya yang dilakukan ibu satu ini, saat mencari pelaku yang menendang alat vital anaknya dengan menggunakan toa masjid.

Begini kronologinya.

Pada Sabtu (9/4/2022), sebuah video yang memperdengarkan seorang emak-emak sedang mencari pembully anaknya viral di media sosial.

Baca juga: VIRAL! Dulu Jadi Kakak Angkat Semasa Sekolah, Kini Pria Ini Malah Jadi Bapak Tirinya

Dilansir dari akun Instagram @lambe_turah pada Sabtu (9/4/2022), terlihat sebuah video yang menampakkan pemandangan genteng bangunan yang disertai toa.

Belum jelas di mana lokasi bangunan tersebut.

Namun, di belakangnya ada jajaran pegunungan yang membentang.

Terdengar suara khas emak-emak yang sedang marah-marah atau mengomel.

Ia bertanya siapa anak yang sudah menendang alat vital anaknya yang bernama Sarip.

Viral emak-emak pakai toa masjid mencari pelaku penendang alat vital anaknya.
Viral emak-emak pakai toa masjid mencari pelaku penendang alat vital anaknya. (Instagram @lambe_turah)

"Hei anak-anak Kapling, siapa yang nendang si Sarip? Adiknya Alam pulang ngaji kesakitan!" ujar sang emak-emak.

Ia bahkan mengancam anak-anak pembully Sarip, jika tak ada yang mau mengaku maka ia akan menendang anak-anak itu satu per satu.

"Kalau nggak ada yang mau ngaku, nanti ditendang satu-satu. Mau?" tanya emak.

Sang emak pun mengungkapkan bahwa Sarip mengaku kesakitan hingga menangis karena alat vitalnya ditendang.

"Nangis pulang ngaji noh si Sarip noh," katanya melanjutkan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved