Breaking News:

Viral Penyiar Radio Lalai Putar Azan 4 Menit Lebih Awal, Satu Negara Batal Puasa, Sudah Minta Maaf

Seperti diketahui, banyak orang menantikan azan melalui berbagai media seperti televisi atau radio, apalagi bagi mereka yang rumahnya jauh dari masjid

Editor: Sinta Darmastri
thayyiba
Ilustrasi azan 

TRIBUNSTYLE.COM - Puasa Ramadan 2022 sangat ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh penjuru dunia.

Tak hanya berpuasa, kini kumandang azan maghrib adalah waktu penting saat bulan Ramadan karena penanda untuk berbuka puasa.

Sayangnya, kejadian azan maghrib yang satu ini malah membuat banyak orang batal puasa sebelum waktunya.

Azan maghrib yang sangat dinantikan malah meleset dari perkiraan jadwal yang seharusnya.

Baca juga: VIRAL Detik-detik Pria Coba Raba Wanita Lewat Kain Pemisah Ruangan Masjid, Langsung Dikecam!

Baca juga: VIRAL Umat Islam Amerika Gelar Buka Puasa dan Sholat Tarawih di Depan Times Square, New York

Hal itu terjadi di Malaysia baru-baru ini.

Seorang penyiar radio terlalu cepat beberapa menit memutar azan maghrib.

Seperti diketahui, banyak orang menantikan azan melalui berbagai media seperti televisi atau radio, apalagi bagi mereka yang rumahnya jauh dari masjid.

Dikutip dari Astro Awani, seorang penyiar radio di Malaysia bernama Mohd Safwan itu tampak meminta maaf kepada publik.

Viral penyiar radio memutar azan maghrib empat menit lebih cepat dari seharusnya, akhirnya minta maaf
Viral penyiar radio memutar azan maghrib empat menit lebih cepat dari seharusnya, akhirnya minta maaf (Facebook)

Mohd Safwan telah melakukan kesalahan teknis dengan menyiarkan azan maghrib empat menit lebih awal di Tawau.

"Saya dengan rendah hati, secara pribadi, meminta maaf kepada masyarakat Tawau yang terkena dampak situasi ini," ujar Mohd Safwan.

Mohd Safwan mengakui bahwa kesalahan azan itu terjadi karena kecerobohannya sendiri.

"Kesalahan ini adalah kesalahan dari diri saya sendiri dan bukan RTM Tawau atau Tawau FM," papar Mohd Safwan.

Baca juga: Viral Radio Putar Azan Maghrib 4 Menit Lebih Awal, Banyak Pendengar Batal Puasa, Penyiar Minta Maaf

Sekadar informasi, untuk wilayah Tawau waktu Maghrib adalah pukul 18.20 WIB.

Namun, penyiar tersebut mengumandangkan adzan pukul 18.16 WIB.

Alhasil, sebagian pendengarnya tidak sengaja membatalkan puasanya lebih awal.

Mohd Safwan yang juga berprofesi sebagai penyiar radio dalam acara Syoknya Hujung Minggu ini juga menambahkan bahwa yang baik itu datangnya dari Allah dan yang buruk itu datangnya dari diri sendiri.

Diolah dari artikel Grid.id dengan judul: Kacau! Satu Negara Batal Puasa Gegara Azan di Radio yang Diputar 4 Menit Lebih Awal, Penyiar Minta Maaf dan Ngaku Lalai: Dengan Rendah Hati..

Penulis: None/Grid.ID

Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved