Breaking News:

Tak Ada Saingan, Aan Taufiqurrahman ini Ajak Istrinya untuk Bertarung dalam Pilkades di Ciamis

Aan bahkan telah menulusuri ke rumah para warga, namun tak ada satu pun yang mau mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Editor: Sinta Darmastri
Tangkapan layar Kompas.com /Candra Nugraha
Aan saat memasukkan kertas hasil coblosannya ke dalam kotak suara. 

Editor: Sinta Darmastri

TRIBUNSTYLE.COM - Pilkades saat ini mungkin berkurang peminatnya, sampai-sampai pria ini ajak istrinya untuk bertarung.

Suami di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengajak istrinya untuk menjadi lawannya di pemilihan kepala desa (pilkades).

Pasangan suami istri asal Ciamis yang bertarung dalam pilkades itu bernama Aan Taufiqurrahman dan Ela Rosmalia.

Keduanya merupakan calon kepala desa dalam pilkades di Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca juga: Ribut Santoso, Guru SD di Lumajang yang Viral Jelaskan Kaum Sodom ke Murid, Miliki Arti Nama Bagus

Ela mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa (cakades) karena diajak oleh suaminya, Aan yang merupakan calon kades petahana.

Melansir dari Kompas.com, Aan terpaksa mengajak istrinya bersaing dalam pilkades lantaran tak memiliki lawan.

Aan bahkan telah menulusuri ke rumah para warga, namun tak ada satu pun yang mau mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Alhasil, ia pun menawari istrinya untuk maju sebagai lawannya dalam pilkades.

Aan Taufiqqurrahman ajak istrinya untuk bersaing di pilkades Ciamis.
Aan Taufiqqurrahman ajak istrinya untuk bersaing di pilkades Ciamis. (Tangkapan layar Kompas.com /Candra Nugraha)

Meski awalnya sempat menolak, namun Ela akhirnya menerima permintaan sang suami setelah diberi berbagai saran oleh keluarga.

Salah satu masukan tersebut, yakni dengan mencalonkan diri sebagai kades, Ela bisa menganggapnya sebagai bentuk pengabdian diri kepada suami.

Mengutip dari TribunGorontalo.com, Aan mengungkapkan alasannya mengajak Ela karena ingin menyukseskan pilkades di Ciamis.

Sebagai petahana, Aan merasa dirinya bertanggung jawab akan hal tersebut.

"Bila di Kertaharja tidak ada calon (kades lainnya), saya selaku kepala desa kurang bertanggung jawab atas program pemerintah," kata Aan yang dikutip Grid.ID dari TribunGorontalo.com, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Viral Petani Buang 1,5 Ton Tomat di Jalanan, Terungkap Fakta Dibaliknya: Biar Diambil Warga

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved