Breaking News:

Pemerintah Gunakan 'Pil KB' Khusus Burung Demi Kurangi Populasi Merpati, Hasilnya Mengejutkan

Pemerintah kota-kota di Belgia mulai menggunakan 'Pil KB' khusus burung untuk mengatasi overpopulasi merpati. Hasilnya mengejutkan.

AU Times
Pemerintah Belgia menerapkan 'pil KB' khusus burung untuk atasi overpopulasi burung merpati. 

TRIBUNSTYLE.COM - Pemerintah kota Brussels, Belgia, mulai menggunakan 'pil KB' khusus burung untuk mengatasi overpopulasi burung merpati.

Overpopulasi burung merpati selama ini merupakan permasalahan yang sulit diselesaikan di Eropa.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah setempat mulai menerapkan penggunaan pil kontrasepsi khusus burung.

Merpati di Brussels
Merpati di Brussels (Brussels Times)

Dilansir oelh Brussels Times, Minggu (13/3/2022), burung merpati tidak memiliki predator alami dan berkembang biak dengan cepat.

Kalau dibiarkan, satu burung merpati bisa memiliki 12 ekor keturunan tiap tahunnya.

Dalam jangka lama, kotoran burung merpati yang bersifat asam dapat menghancurkan material seperti marmer, batu kapur, bahkan beton sekalipun.

Hal itu menyebabkan keberadaan burung merpati seringkali dianggap sebagai wabah.

Pemerintah Kota Brussels telah menerapkan berbagai cara untuk mengurangi populasi hewan tersebut.

Baca juga: Perselingkuhan Suami dan Pembantu Terbongkar, Sang Istri Curiga Burung Beo Kerap Ucap Kalimat Ini

Beberapa di antaranya yaitu pembasmian masal dan sterilisasi melalui operasi bedah.

Selain kurang efektif, metode-metode ini menuai kecaman lantaran tidak etis dan manusiawi.

Akhirnya, pemerintah melarang  kedua hal tersebut.

Setelah penangkapan dan pembunuhan merpati dibuat ilegal, mereka memerlukan cara lain untuk mengatasi hama bersayap ini.

Alhasil, 'pil KB' khusus burung pun jadi solusinya.

Potret kotoran merpati
Potret kotoran merpati (Jarvell Jardey/Alamy)

"Kami menggunakan pellet jagung yang dicampur pil R12 atau nicarbazine." ujar Peter Colla, perwakilan Asosiasi Dokter Hewan Merpati kota Brussels.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved