Breaking News:

Kemenag Tetapkan Logo Halal Baru Berbentuk Gunungan,Ternyata Mengandung Filosofi Khusus

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama baru saja menetapkan label halal baru, lantas bagaimana dengan label halal MUI?

TribunStyle.com/kolase
Logo halal baru dari Kemenag dan logo halal lama dari MUI. 

TRIBUNSTYLE.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama baru saja menetapkan label halal baru, lantas bagaimana dengan label halal MUI?

Labe Halal berbentuk wayang dengan warna ungu ini diberlakukan efektif sejak 1 Maret 2022. 

Lantas apa makna di balik logo halal baru yang dikeluarkan oleh Kemenag

Label halal yang baru telah ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

Logo halal baru dari Kemenag dan logo halal lama dari MUI.
Logo halal baru dari Kemenag dan logo halal lama dari MUI. (TribunStyle.com/kolase)

Baca juga: 3 DOA untuk Memperlancar Rezeki, Mendapatkan Pekerjaan yang Halal, Terhindar dari Segala Kesulitan

Baca juga: Tes PCR & Antigen Sudah Tak Wajib Saat Bepergian dengan Pesawat, Epidemiolog Tekankan Vaksinasi

BPJPH Kementerian Agama menetapkan label halal yang berlaku secara nasional melalui Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (12/3/2022), disampaikan bahwa Surat Keputusan ditetapkan di Jakarta pada 10 Februari 2022, ditandatangani oleh Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, dan berlaku efektif terhitung sejak 1 Maret 2022.

Penetapan label halal tersebut, menurut Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, dilakukan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 37 Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Penetapan ini juga bagian dari pelaksanaan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang JPH.

"Melaksanakan amanat peraturan perundang-undangan khususnya Pasal 37 Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, maka BPJPH menetapkan label halal dalam bentuk logo sebagaimana yang secara resmi kita cantumkan dalam Keputusan Kepala BPJPH," ungkap Aqil, Sabtu (12/3/2022).

Seperti apa filosofi label halal baru?

Aqil Irham menjelaskan bentuk label halal Indonesia terdiri atas dua objek, yaitu bentuk Gunungan dan motif Surjan atau Lurik Gunungan pada wayang kulit yang berbentuk limas, lancip ke atas. Hal itu melambangkan kehidupan manusia.

Bentuk dan corak yang digunakan merupakan artefak-artefak budaya yang memiliki ciri khas yang unik berkarakter kuat dan merepresentasikan Halal Indonesia.

"Bentuk gunungan itu tersusun sedemikian rupa berupa kaligrafi huruf arab yang terdiri atas huruf Ha, Lam Alif, dan Lam dalam satu rangkaian sehingga membentuk kata Halal," lanjutnya menerangkan.

Menurutnya filosofi label halal Indonesia mengadaptasi nilai-nilai ke-Indonesiaan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved