Breaking News:

WASPADA, Riset Tunjukkan Hubungan antara Covid-19 dengan Impotensi, Berikut Penjelasannya

Sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa Covid-19 dapat menarget alat kelamin pria dan bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi.

dolgachov via Kompas.com
Riset baru menunjukkan ubungan antara Covid-19 dan impotensi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa Covid-19 dapat menarget alat kelamin pria dan bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi.

Penemuan tersebut dihasilkan dari riset yang dilakukan di Tulane National Primate Research Center, Louisiana, Amerika Serikat.

Eksperimen dilaksanakan pada 3 ekor monyet 'rhesus'.

Ketiganya sengaja ditularkan dengan corona virus, agar gejala-gejalanya dapat dimonitor oleh ilmuan.

Ilustrasi impotensi
Ilustrasi impotensi (TribunJogja)

Dilansir dari Daily Star, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa virus Covid-19 dapat menginfeksi saluran kelamin pada monyet jantan.

Hal itu dapat menimbulkan gejala layaknya impotensi.

Infeksi terjadi pada bagian penis, prostat, testis, dan pembuluh darah di sekitar organ reproduksi.

Ilmuan mengaku terkejut saat melihat temuan tersebut.

Pada awalnya, mereka mengira hanya akan mendeteksi infeksi di bagian paru-paru.

"Tanda yang paling menarik perhatian kami adalah penyebaran (infeksi) yang menyeluruh di saluran genital pria." ujar Thomas Hope, penulis senior dari makalah penelitian tersebut.

"Kami tidak mengira akan menemukannya di sana." tambahnya.

Makalah riset tersebut dirilis pada tanggal 1 Maret 2022 silam dan sedang menunggu proses 'peer review'.

Professor di Universitas Feinberg School of Medicine, Chicago juga menyatakan bahwa pertanda tersebut berada 'di luar radar'.

Meskipun subjek risetnya hanya 3, hasil yang ditemukan semuanya konsisten.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved