Breaking News:

WASPADAI Penularan Covid-19 Omicron Pada Anak-anak dan Balita, Laporan Kematian Fluktuatif

Waspadai penularan Covid-19 Omicron pada anak-anak dan balita, laporan kematian pada kelompok umur muda fluktuatif.

Editor: Dhimas Yanuar
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Waspadai penularan Covid-19 Omicron pada anak-anak dan balita, laporan kematian pada kelompok umur muda fluktuatif. 

TRIBUNSTYLE.COM - Waspadai penularan Covid-19 Omicron pada anak-anak dan balita, laporan kematian pada kelompok umur muda fluktuatif.

Kasus harian Covid-19 di Indonesia masih fluktuatif, begitu pula dengan angka kematian akibat Covid-19.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jumlah kematian anak usia di bawah 5 tahun (balita) akibat Covid-19 varian Omicron berkisar 3 persen dari total 1.090 pasien yang meninggal di Indonesia.

Baca juga: TIPS Anti Panik, Ini Daftar Obat & Vitamin yang Harus Diminum Saat Terpapar Covid-19 Varian Omicorn

Baca juga: JAWABAN WHO Saat Ditanya Kapan Pandemi Covid-19 Akan Berakhir, Apakah Varian Baru Akan Lahir Lagi?

VAKSINASI PELAJAR.
VAKSINASI PELAJAR. (WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

"Sebanyak 3 persen yang meninggal akibat Omicron adalah balita usia 0-5 tahun," kata Siti Nadia Tarmizi, di Jakarta, Jumat (18/2/2022) sore.

Nadia mengatakan, 3 persen atau setara 33 jiwa pasien itu merupakan hasil rekapitulasi kasus yang dihimpun Kemenkes RI pada Minggu (13/2/2022).

Pemerintah hingga Minggu (20/2/2022) melaporkan ada 48.484 kasus baru dalam sehari, sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia kini ada 5.197.505.

Sejak 10 hari terakhir, angka kematian terus berada di atas angka 100 hingga naik menjadi lebih 200 kematian sehari pada 17 dan 18 Februari.

Berikut datanya:

• 11 Februari: 100 kasus

• 12 Februari: 107 kasus

• 13 Februari: 111 kasus

• 14 Februari: 145 kasus

• 15 Februari: 134 kasus

• 16 Februari: 167 kasus

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved