Breaking News:

7 Perlakuan Kejam Bupati Nonaktif Langkat Pada Warga yang Dikerangkeng, Termasuk Pelihara Orang Utan

Ini 7 perlakuan kejam Bupati nonaktif Langkat pada warga yang dikerangkeng, juga termasuk memelihara orang utan.

Kolase: TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN dan Dok. Polda Sumut
Ini 7 perlakuan kejam Bupati nonaktif Langkat pada warga yang dikerangkeng, juga termasuk memelihara orang utan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Ini 7 perlakuan kejam Bupati nonaktif Langkat pada warga yang dikerangkeng, juga termasuk memelihara orang utan.

Kasus penangkapan Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin hingga kini masih jadi perbincangan.

Dari OTT KPK hingga kerja paksa warga yang dikerangkeng menjadi perhatian banyak warganet.

Baca juga: VIRAL Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat, Diklaim Sebagai Rehabilitasi Narkoba, Tapi Disuruh Kerja

Baca juga: 5 Fakta Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Belum Ada Izin, Adanya Dugaan Kekerasan

Penjara manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.
Penjara manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin. (H/O via TribunMedan)

Ternyata dugaan kekejaman yang dilakukan ini tidak hanya terjadi pada warga yang dikerangkeng.

Dalam laporan terbaru, dilansir dari Kompas.tv, ada laporan bahwa Terbit juga memelihara orang utan secara ilegal. 

Kali ini Tribunstyle akan memaparkannya, pertama 7 perlakuan kejam pada warga yang dikerangkeng lalu, pada peliharaan ilegal orang utan di rumahnya.

7 perlakuan kejam

Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah mengatakan, setidaknya ada tujuh perlakuan kejam dan tidak manusiawi yang dipraktikkan dalam kerengkeng manusia oleh Terbut.

Diduga, perlakuan dalam penjara manusia itu merupakan praktik perbudakan modern dan perdagangan manusia.

1. Terbit diduga membangun semacam penjara atau kerangkeng di rumahnya.

Anis Hidayah, mengungkapkan setidaknya lebih dari 40 orang pernah ditahan di penjara milik Terbit Rencana Perangin-Angin.

Puluhan orang tersebut ditahan di dua penjara manusia di rumah Terbit.

"Ada dua sel di dalam rumah Bupati yang digunakan untuk memenjarakan sebanyak 40 orang pekerja setelah mereka bekerja," ungkap Anis, Senin (24/1/2022), dikutip dari TribunMedan. 

2. Kerangkeng atau penjara manusia tersebut dipakai untuk menampung para pekerja setelah mereka bekerja.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved