Breaking News:

Kecam Aksi Kerangkeng Manusia Oleh Bupati Langkat, Ernest Berandai Cuma Film, Rekomendasikan Hukuman

Sutradara sekaligus komika Ernest Prakasa angkat bicara soal tudingan perbudakan yang dilakukan bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin

TribunStyle.com/kolase, TribunMedan dan YouTube Ernest Prakasa
Ernest Prakasa kecam isu kemungkinan adanya perbudakan manusia oleh Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sutradara sekaligus komika Ernest Prakasa angkat bicara soal tudingan perbudakan yang dilakukan bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin.

Isu ini berawal saat sang Bupati nonaktif terjaring OTT KPK atas dugaan penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara, Selasa (18/1/2022).

Saat itu, tim KPK menuju ke kediaman sang Bupati dan mendapati tempat bak kerangkeng yang berisi 3-4 orang.

Tempat tersebut terdiri dari dua kerangkeng berukuran 6x6 meter. 

Isu perbudakan pun muncul, diungkap Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat, Migrant Care, yang menerima laporan adanya kerangkeng manusia serupa penjara (dengan besi dan gembok) di dalam rumah Terbit.

Kerangkeng manusia di rumah Bupati Nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin.
Kerangkeng manusia di rumah Bupati Nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin. (TribunStyle.com/kolase, Doc.Pemkab Langkat dan TribunMedan)

Baca juga: 5 Fakta Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Belum Ada Izin, Adanya Dugaan Kekerasan

Baca juga: VIRAL Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat, Diklaim Sebagai Rehabilitasi Narkoba, Tapi Disuruh Kerja

Mengutip Kompas.com, Senin, Migrant Care menduga, para pekerja sawit yang bekerja di ladang bukan hanya dikurung selepas kerja, tetapi juga mendapatkan penyiksaan dan sejumlah tindakan tak manusiawi lain.

Ernest Prakasa yang juga aktif dalam menyuarakan pemikirannya turut menanggapi isu ini melalui akun Twitter-nya.

Sutradara film 'Cek Toko Sebelah' ini mengaku tak habis pikir dan berharap agar isu ini hanyalah adegan film.

"Di rumah bupati ada kerangkeng berisi manusia. Andai ini hanya adegan film," tulis Ernest Prakasa dalam cuitannya di Twitter, Selasa (25/1/2022).

Ernest juga mengaitkan fenomena tersebut dengan salah satu adegan yang tertuang dalam film Ben & Jody garapan rekannya, Angga Sasongko.

Woi @anggasasongko adegan kerangkeng manusia di Ben & Jody kenapa kejadian beneran???????" tulis Ernest lagi.

Kemudian, Ernest Prakasa memberi ide hukuman yang cocok untuk diterapkan pada Terbit Rencana Perangin-Angin.

Dengan ide hukuman tersebut, Ernest Prakasa berharap Bupati Langkat nonaktif bisa jera.

“Hukuman paling asik buat Pak Bupati: dikerangkeng berdua sama Yayan Ruhian. Sehari sih cukup kayanya buat bikin ususnya lurus,” tutur Ernest.

Tim gabungan dari Polda Sumut mendatangi kerangkeng di belakang rumah Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin.
Tim gabungan dari Polda Sumut mendatangi kerangkeng di belakang rumah Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin. (Dok. Polda Sumut)

Baca juga: Video Syur Mirip Nagita Slavina Viral, Roy Suryo Beber Penjelasan Bukan Rekayasa, Soroti Hal Ini

Baca juga: Ingat Angely Emitasari Kades Cantik Yang Sempat Viral, Lama Tak Terdengar, Kini Tampil Makin Cantik

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved