Breaking News:

Covid-19 Deltacron Murni Kesalahan Laboratorium & Bukan Varian Baru, Lalu Bagaimana dengan Florona?

Covid-19 Deltacron disebut murni kesalahan laboratorium dan bukanlah varian baru, lalu bagaimana dengan florona? simak keterangannya berikut ini.

Justin TALLIS / AFP
Covid-19 Deltacron disebut murni kesalahan laboratorium dan bukanlah varian baru, lalu bagaimana dengan florona? simak keterangannya berikut ini. 

Dilansir dari Kompas.com, pemerintah kota Tianjin di China utara pada Minggu (9/1/2022) menyarankan hampir 14 juta warganya untuk tetap di rumah dan melakukan tes Covid-19.

Hal ini atas dasar laporan dua kasus Omicron yang sudah dilaporkan beberapa hari sebelumnya.

Dua kasus Omicron itu termasuk lebih dari 20 kasus Covid-19 yang dilaporkan di Tianjin dalam beberapa hari terakhir, lapor media yang dikontrol pemerintah.

Kebanyakan kasus baru Covid-19 datang dari luar negeri, menurut Komisi Kesehatan Nasional.

Ada setidaknya dua kasus varian Omicron, serta 15 kasus di siswa sekolah dasar dan menengah, menurut berbagai laporan media pemerintah yang dikutip AFP.

Kota dekat ibu kota Beijing itu meluncurkan pengujian massal pada Minggu pagi, menyarankan penduduk untuk tinggal di atau dekat rumah agar bisa dites di sekitar situ.

Namun, sejauh ini, tidak ada perintah lockdown ketat.

China, tempat virus corona kali pertama terdeteksi pada 2019, sejauh ini hanya melaporkan segelintir kasus Omicron.

"Negeri Panda" secara ketat menerapkan pendekatan tanpa toleransi karena wabah terus muncul menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing bulan depan.

Penduduk Tianjin diberitahu bahwa jika mereka tidak mendapatkan hasil tes negatif, mereka tak akan menerima kode "hijau" pada aplikasi pelacak Covid pada smartphone yang sekarang harus ditunjukkan oleh hampir semua orang di China saat menggunakan transportasi umum dan situasi lain.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/HO/KEMENLU)

Berbeda reaksi di Indonesia

Presiden Joko Widodo mengatakan, kasus harian Covid-19 hingga saat ini sudah menurun sekitar 99 persen dari puncaknya pada Juli 2021.

Jokowi pun menyinggung kengerian saat kasus harian Covid-19 mencapai 56.000 pada Juli tahun lalu.

"Kalau kita lihat Juli (2021) betul-betul pada posisi yang penuh kengerian, dengan angka kasus 56.000 per hari."

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved