Breaking News:

KASUS Langka Seorang Ibu Mengandung Janin di Hati, Nyaris Meregang Nyawa & Bayi Tak Selamat

Kasus langka seorang ibu mengandung janin di dalam hati, nyaris meregang nyawa hingga bayi tak selamat.

Pregnancy and Baby
Kasus langka seorang ibu mengandung janin di dalam hati, nyaris meregang nyawa hingga bayi tak selamat. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus langka seorang ibu mengandung janin di dalam hati, nyaris meregang nyawa hingga bayi tak selamat.

Mengandung bayi yang diidamkan setelah menjalani hubungan bersama sering menjadi impian seorang ibu.

Namun ternyata hal tersebut justru menjadi mimpi buruk seorang ibu di Kanada.

Dilansir dari Kompas.com Senin (20/12/2021), kasus kehamilan langka terjadi pada seorang wanita berusia 33 tahun di Kanada ini.

Ia harus menerima kenyataan bahwa, ia tidak mengandung bayinya di rahim, malah janinnya tumbuh di dalam hatinya.

Kabar tersebut datang dari dokter yang mendiagnosis kondisi tidak biasa tersebut.

Laporan dari NDTV ini mengungkap kasus medis langka tersebut.

Baca juga: VIRAL Video Perbandingan Tes SIM C Indonesia & Taiwan, Slalom hingga Angka 8, Polisi Berikan Alasan

Baca juga: KISAH Miris Seorang Pria yang Dulu Minta Cerai Kini Ingin Rujuk, Sedih Melihat Nasib Istrinya Kini

Ilustrasi wanita mengandung bayi.
Ilustrasi wanita mengandung bayi. (freepik.com)

Seorang dokter anak Dr Michael Narvey dari Children's Hospital Research Institute of Manitoba di Kanada mengunggah video itu di media sosial.

"Saya pikir saya telah melihat semuanya."

"Seorang wanita berusia 33 tahun datang dengan riwayat perdarahan menstruasi selama 14 hari dan 49 hari sejak periode menstruasi terakhirnya," ujarnya.

"Pada pemeriksaan, apa yang ditemukan adalah ektopik, yakni kehamilan di hati wanita itu," tambahnya, dikutip The Sun.

Kehamilan ektopik adalah ketika sel telur yang telah dibuahi, bukannya ditanamkan di rongga rahim, malah tersangkut di tempat lain.

Menurut Mayo Clinic, pada kehamilan ektopik biasa, sel telur yang telah dibuahi tersangkut di saluran tuba dan mulai tumbuh di sana.

Terkadang, itu juga bisa ditanamkan di ovarium, leher rahim, atau dinding perut.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved