Breaking News:

Sekilas Terlihat Lebih Tegar, Ternyata Cowok Lebih Terluka Daripada Cewek saat Putus, Ini Alasannya

Cowok juga lebih emosional ketika membicarakan sakit hati mereka. Kok bisa? Di balik kesan tegar laki-laki ada hati lembut yang tercabik-cabik.

Tayang:
SheKnows
Pria lebih terluka saat putus dengan pasangan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Jika kalian para cewek berpikir kalau cowok-cowok enggak sedih saat putus, kalian salah besar girls.

Yang namanya perpisahan, mau cowok atau cewek juga hancur hatinya.

Hal ini diungkapkan oleh beberapa temuan psikolog bahwa cowok lebih hancur ketimbang cewek ketika mereka berpisah.

Bahkan, cowok juga lebih emosional ketika membicarakan sakit hati mereka.

Kok bisa? Di balik kesan tegar laki-laki ada hati lembut yang tercabik-cabik.

1. Pria lebih cenderung mencari bantuan hubungan online

gadget pasangan
gadget pasangan (Thinkstock.com)

Untuk pengumpulan data mereka, para ilmuwan meninjau posting lebih dari 184.000 orang di Reddit yakni forum diskusi online besar-besaran khususnya di komunitas berlabel “r/relationships.”

Temuan mereka mengungkapkan bahwa sekitar 55% dari pengguna yang meminta bantuan untuk masalah cinta mereka adalah pria, sementara hanya sekitar 45% yang wanita.

Hasil juga mengungkapkan bahwa "sakit hati" adalah tema paling umum di postingan.

Topik lain seperti waktu, kualitas pribadi, masalah kepercayaan, dan keintiman juga dibahas dalam forum.

Stereotip maskulinitas yang ketinggalan zaman, atau gagasan bahwa "anak laki-laki tidak menangis," entah bagaimana memengaruhi cara pria menangani perasaan mereka.

Beberapa cowok berpikir bahwa laki-laki tidak seharusnya mengungkapkan kesedihan atau putus asa.

Sehingga mereka biasanya menyimpannya untuk diri sendiri karena memang merasa harus melakukannya.

Wanita, di sisi lain, lebih cenderung mencari bantuan tatap muka atau pergi ke terapi.

Baca juga: Trending di Twitter, Apa Itu Ghosting? Kekasih Tetiba Hilang Tanpa Kabar, Cara Putus yang Wajarkah?

2. Pria lebih emosional tentang sakit hati mereka dibandingkan dengan wanita.

Pria dan Wanita
Pria dan Wanita (wittyfeed.com)

Ini mungkin membuat beberapa orang bertanya-tanya, tetapi berdasarkan data ilmiah tim, mereka mendiskusikan topik yang meliputi sakit hati, berkencan, berpesta, dan kualitas pribadi.

Sementara itu, para wanita berbicara lebih banyak tentang keprihatinan mereka dalam hal penganiayaan, keuangan, jarak, dan pekerjaan rumah.

Charlotte Entwistle, seorang penulis utama studi tersebut, mengatakan.

Fakta bahwa tema sakit hati lebih sering didiskusikan oleh pria menekankan bagaimana pria paling tidak terpengaruh secara emosional oleh masalah hubungan seperti wanita.

Para peneliti juga mengamati bahwa sebagian besar anak laki-laki mencari dukungan saat masalahnya masih dalam tahap awal.

Anak perempuan, di sisi lain, cenderung meminta bantuan ketika krisis sudah parah.

Baca juga: 4 Zodiak Paling Takut Putus dengan Pasangan, Cancer Bucin Maksimal, Leo Tak Ingin Ada Perpecahan

3. Pria tampaknya lebih percaya diri dalam hubungan mereka daripada wanita.

(Ilustrasi) Putus cinta
(Ilustrasi) Putus cinta (laksani.com)

Bahasa yang digunakan oleh masing-masing gender juga mengungkapkan pola-pola tertentu.

Wanita dilaporkan menggunakan lebih banyak bahasa yang berfokus pada diri sendiri seperti kata-kata "saya".

Sehingga wanita memiliki lebih banyak emosi negatif dalam postingan mereka.

Hal ini membuat mereka percaya bahwa sebagian besar wanita berada dalam keadaan keterikatan yang sibuk.

Yakni gaya keterikatan yang ditandai dengan keraguan dalam diri seseorang.

Biasanya mengakibatkan rasa tidak aman dan kecemasan.

Sebaliknya, pria lebih banyak menggunakan kata ganti “kami”, ditambah dengan kata afiliasi dan emosi positif.

Tanda-tanda yang konsisten dengan keadaan keterikatan yang aman, yang melibatkan kepercayaan dan perasaan positif tentang hubungan tersebut.

Namun, penting juga untuk dicatat bahwa pengguna yang diidentifikasi dengan status lampiran tidak menghargai hubungan kebanyakan adalah laki-laki.

4. Para peneliti berharap bahwa temuan ini akan memperbaiki stigma negatif tertentu tentang laki-laki.

Irfan Hakim menangis
Irfan Hakim menangis (YouTube)

Hal ini diharapkan menghapus stigma sosial tradisional terhadap laki-laki untuk mencari bantuan dan berbagi emosi mereka.

Karena yang sakit bukan hanya wanita, melainkan laki-laki juga.

Hanya saja cara pengungkapannya berbeda, sehingga kita harus menghargai setiap perasaan baik laki-laki atau perempuan. 

(Tribunstyle.com/Manila)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Asmaraputus cintapenelitian
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved