Breaking News:

Virus Corona

PELAJARAN Buat Indonesia! Ganasnya Covid-19 Gelombang Ke-3 Rusia, 17 Ribu Meninggal, Ini Cerobohnya

Ganasnya gelombang 3 Covid-19 Rusia, 75 ribu meninggal bulan Oktober 2021, permasalahan pada kurang ratanya vaksinasi.

AFP/Kirill KUDRYAVTSEV/AFP
FOTO Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ganasnya gelombang 3 Covid-19 Rusia, 75 ribu meninggal bulan Oktober 2021, permasalahan pada kurang ratanya vaksinasi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Pelajaran penting buat Indonesia? Booming Covid-19 gelombang ke-3, 75 ribu korban meninggal dunia bulan Oktober 2021, terungkap titik kecerobohan pemerintah Rusia. Indonesia, waspadalah! 

Pandemi Covid-19 hingga hari ini masih banyak melanda berbagai negara dunia.

Meski di Indonesia disebut telah berkurang banyak, namun ternyata di benua Eropa dan Amerika masih melanda, bahkan disebut sebagai gelombang ketiga.

Seperti yang terjadi di Rusia ini yang sangat memperhatinkan, dilaporkan Covid-19 gelombang ketiga ini telah merenggut 75 ribu nyawa dalam satu bulan.

Baca juga: Apakah Virus Corona Covid-19 Varian Omicron Kebal Vaksin dan Lebih Parah dari Varian Delta?

Baca juga: PPKM Level 3 saat Natal & Tahun Baru 2022 Batal, Aturan Baru Diterapkan, Wajib PeduliLindungi?

Ilustrasi Vaksin corona Covid-19 Sputnik V.
Ilustrasi Vaksin corona Covid-19 Sputnik V. (Hyderus.com)

Dilansir dari Kompas.com, Badan statistik federal Rusia, Rosstat, pada Jumat (3/12/2021) mengatakan, hampir 75.000 orang meninggal karena Covid-19 di Rusia pada Oktober 2021.

Total kematian ini menjadikannya bulan paling mematikan dalam pandemi corona di Rusia.

Rosstat juga melaporkan, total kematian sejak Rusia mencatat kasus pertamanya mencapai lebih dari 520.000, terburuk ketiga di dunia di belakang Amerika Serikat dan Brasil.

Penghitungan Rosstat jauh lebih tinggi daripada situs web resmi pemerintah yang melacak pandemi, yang mengatakan total kematian pasien Covid adalah 278.857.

Angka-angka itu hanya memperhitungkan kematian ketika virus corona ditetapkan sebagai penyebab utama kematian setelah otopsi.

Namun, Rosstat menerbitkan angka-angka itu dengan definisi yang lebih luas untuk kematian yang terkait Covid-19.

Penyebab utama karena kurang meratanya vaksinasi

Baru sekitar 40 persen orang Rusia yang divaksinasi penuh.

Meskipun sudah ada permohonan berulang kali dari pihak berwenang Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, masih banyak yang mau untuk vaksin.

Upaya tersebut kian berat setelah hasil survei secara konsisten menunjukkan sebagian besar penduduk Rusia tidak mau divaksin.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved