Breaking News:

Doa Muslim

Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Fajar, 2 Surat yang Dibaca Nabi SAW, Lebih Baik Dikerjakan di Rumah

Berikut niat dan tata cara sholat sunnah fajar termasuk 2 surat yang dibaca oleh Nabi SAW. Ternyata lebih baik dikerjakan di rumah sebelum ke masjid.

www.ranti.co.id
Ilustrasi melakukan sholat sunnah fajar di rumah. 

Namun kondisi ini hanya dilakukan saat was-was yang luar biasa.

Di sisi lain, penggunaan niat dalam bahasa Arab terjadi lantaran nabi dan sahabat menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa asli mereka.

Namun sebagian ulama adapula yang memberikan tuntunan niat sholat fajar

أُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatash-shubhi rak'ataini qabliyyatal lillahi ta'ala.

Artinya: Aku niat sholat sunah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah Taala.

Baca juga: Doa Agar Hati Selalu Bersandar pada Allah SWT, Aa Gym: Hidup Tak Miliki Sandaran Kokoh akan Hancur

Baca juga: Panen Berkah, 4 Amalan Mulia Saat Istri Hamil, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Soal Peringatan 4 Bulanan

Baca juga: 7 Keutamaan Sholat Dhuha & Penjelasan Waktu Terbaik, Sedekah 360 Sendi hingga Kebaikan Setara Umroh

Melakukannya dengan Ringkas

Di antara petunjuk dan contoh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam melakukan dua rakaat sholat sunnah subuh adalah dengan meringankannya dan tidak memanjangkan bacaannya, dengan syarat tidak melanggar perkara-perkara yang wajib dalam sholat. Hal ini ditunjukkan oleh kisah berikut :

عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ حَفْصَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنْ الْأَذَانِ لِصَلَاةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلَاةُ

Dari Ibnu Umar, beliau berkata bahwasanya Hafshah Ummul Mukminin telah menceritakan kepadanya bahwa dahulu bila muadzin selesai mengumandangkan adzan untuk sholat subuh dan telah masuk waktu subuh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan sholat sunnah dua rakaat dengan ringan sebelum melaksanakan sholat subuh.( HR Bukhari 583).

Diceritakan juga oleh ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ بَيْنَ النِّدَاءِ وَالْإِقَامَةِ مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ

“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sholat dua rakaat ringan antara adzan dan iqamat sholat subuh.”(HR. Bukhari 584)

‘Asiyah radhiyallahu ‘anha juga menjelaskan ringannya sholat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menyatakan :

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved