Anime
Nama-nama Anime yang Mempunyai Lebih Banyak Musuh daripada Teman, Ada Saitama dari One Punch Man
Anime pahlawan di bawah ini ternyata lebih banyak memiliki musuh daripada teman. Salah satunya adalah Saitama dari One Punch Man.
Penulis: Tsania Fadhillah
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Anime pahlawan di bawah ini ternyata lebih banyak memiliki musuh daripada teman. Salah satunya adalah Saitama dari One Punch Man.
Menjadi seorang hero atau pahlawan ternyata bukan jaminan akan memiliki banyak teman.
Ya, itulah yang dirasakan oleh beberapa karakter anime ini.
Mereka seolah menjadi orang buangan yang mempunyai lebih banyak musuh ketimbang teman.
Bahkan, mereka bukanlah pahlawan yang dikenal oleh kebanyakan orang.
Baca juga: Nama-nama Anime Cowok yang Terkenal dengan Rambut Panjangnya, Salah Satunya Inuyasha
Baca juga: Karakter di Anime Pahlawan Ini Punya Kelemahan yang Aneh, Ada Monkey D. Luffy hingga Shikamaru

Kali ini TribunStyle telah merangkum nama-nama anime pahlawan yang lebih banyak memiliki musuh dibanding teman.
Siapa saja mereka?
Dilansir dari CBR, inilah lima nama anime pahlawan yang memiliki lebih banyak musuh daripada teman, di antaranya:
1. Itachi dari anime Naruto

Pengorbanan tanpa pamrih dari Itachi sudah terkenal di dunia anime.
Dia membantai seluruh klannya untuk mencegah kudeta dan bergabung dengan organisasi teroris Akatsuki sebagai agen ganda, dengan tujuan melindungi Konoha.
Tujuan sebenarnya hanya diketahui oleh beberapa shinobi, dan sebagian besar dunia ninja masih memandangnya sebagai musuh berhati dingin yang senang membunuh orang lain.
Inilah yang selalu diinginkan Itachi, dia memikul semua kesalahan agar nama Uchiha tetap dihormati dan Konoha tetap aman.
2. Gojo dari anime Jujutsu Kaisen

Sebagai penyihir paling kuat yang masih hidup, Gojo punya pengaruh yang signifikan.
Tetapi, filosofi Jujutsu progresif dan inklusifnya secara langsung bertentangan dengan pandangan yang lebih tradisional dari kepala empat klan bangsawan serta para petinggi.
Gojo melihat perubahan dunia, dengan pengenalan kekuatannya sendiri serta kebangkitan Sukuna yang menandakan peningkatan kekuatan dalam dunia sihir.
Itu sebabnya Gojo memilih untuk tidak membunuh Yuji atau Yuta dan malah berteman dengan mereka sehingga bisa melawan kutukan.
Dalam pandangannya, para tetua terlalu konservatif dan akan membawa kehancuran.
Bagi para tetua, Gojo masih muda dan naif, tidak benar-benar memahami dunia yang didudukinya.
3. Saitama dari anime One Punch Man

Saitama adalah pahlawan yang tidak diragukan lagi kekuatannya.
Karena perannya, Saitama adalah musuh alami bagi monster yang tak terhitung jumlahnya dan muncul di seluruh kota.
Tapi, dia juga tidak diterima oleh para pahlawan elit lainnya dalam Asosiasi Pahlawan
Dia hanya bisa mengklaim memiliki beberapa teman dan pahlawan yang memahami kekuatannya.
Meski punya banyak prestasi, Saitama tak terlihat seperti petarung yang cakap.
4. Sasuke dari anime Naruto

Sasuke masih dianggap sebagai pengkhianat.
Seperti saudaranya, Sasuki menempuh jalan gelap yang penuh dengan kematian dan kehancuran.
Satu-satunya perbedaan adalah tindakannya bukan untuk kebaikan tapi malah untuk balas dendam.
Selama menjadi ninja yang nakal, dia bergabung dengan Akatsuki, dia malah makin menambah musuh san banyak membunuh shinobi di sepanjang jalan.
Untungnya, keajaiban Uchiha menjadi baik ketika ia berjuang bersama Naruto untuk mengalahkan Kaguya dan menyelamatkan dunia.
Tindakannya tidak pernah benar-benar dihargai oleh publik dan dia masih tidak disukai banyak orang.
Faktor kurangnya minat Sasuke dalam persahabatan membuat dia memiliki lebih banyak musuh daripada teman.
5. Tanjiro dari Demon Slayer

Tanjiro adalah jiwa yang murni, penuh cinta untuk manusia dan setan.
Satu-satunya alasan dia tidak memiliki terlalu banyak teman adalah karena kombinasi masa lalu yang tragis dan gaya hidup masa kini yang sepi.
Semua orang yang dicintainya dibunuh oleh Muzan, dan adik perempuannya berubah menjadi iblis.
Dia kemudian mengambil perannya sebagai pembasmi iblis untuk membunuh setan.
Dia dengan mudah mendapatkan teman di sepanjang jalan, akan tetapi musuhnya tetap lebih banyak daripada sekutunya.