Doa Muslim
Kumpulan Doa Terhindar dari Bencana Alam, Dilindungi dari Gunung Meletus, Banjir, Longsor dan Gempa
Berikut kumpulan doa agar terhindar dari bencana alam dan tolak bala, dijauhkan dari banjir, tanah longsor, tsunami, gempa bumi dan gunung meletus.
Penulis: Triroessita Intan
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut kumpulan doa agar terhindar dari bencana alam dan tolak bala, dijauhkan dari banjir, tanah longsor, tsunami, gempa bumi dan gunung meletus.
Kabar duka tengah menyelimuti masyarakat Indonesia, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu 4 Desember 2021 pukul 15.20 WIB.
Arah letusan mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.
Meletusnya Semeru membawa berbagai dampak seperti tanah longsor juga banjir lahar.
Tak hanya itu, pada Minggu (5/12/2021), gempa bumi dirasakan oleh masyarakat Jayapura.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang Jayapura, Papua tidak berpotensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada pukul 08.10 WIB dan terjadi pada kedalaman 10 km, di koordinat 1.80 Lintang Selatan dan 140.64 Bujur Timur.
Baca juga: Doa Agar Hati Selalu Bersandar pada Allah SWT, Aa Gym: Hidup Tak Miliki Sandaran Kokoh akan Hancur
Baca juga: Bolehkan Memakan Makanan yang Jatuh Menurut Islam? Penjelasan 12 Adab Makan yang Diajarkan Nabi SAW
Untuk menghindari dan menghadapi terjadi musibah dan bencana hendaknya kita benar-benar memahami sebab turunnya musibah dan bencana akibat kesyirikan dan kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia.
Hendaknya kita melakukan muhasabah dan segera kembali kepada Allah serta menghentikan kesyirikan dan kemaksiatan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalahdisebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Asy Syura: 30).
Bisa jadi Allah kirimkan bencana dan musibah kepada manusia agar manusia takut kepada Allah dan agar kaum muslimin kembali kepada Allah dan menghentian kesyirikan dan maksiat.
Allah berfirman,
وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا
“Tidaklah Kami mengirim tanda-tanda kekuasaan Kami kecuali untuk menakut-nakuti“. (Al-Isra’ : 59)
Selain bertawakal atau berserah diri kepada Allah, maka kita harus membentengi diri kita dengan berdoa.
Berikut doa yang dapat kita lafazkan agar terhindar dari bencana alam.
1. Doa saat hujan deras menurut HR. Bukhari
Silahkan membaca doa agar tidak banjir di bawah ini agar tetap merasa aman dan dapat terhindar dari banjir.
"Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari."
Arti: "Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan."
2. Doa ketika mendengar petir menurut HR. Imam Malik
Doa Hujan deras sering dibarengi dengan petir yang keras dan terasa mengancam. Kita bisa membangun ketenangan batin dengan memanjatkan doa di bawah ini.
"Subhaanalladzii yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih."Doa Saat Hujan Deras untuk Memohon Agar Tidak Terjadi Bencana
Arti: Maha Suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbihlah halilintar dan para malaikat karena takut kepada-Nya.
3. Doa ketika hujan lebat disertai angin kencang
Berdasarkan HR. Imam Muslim kita dapat membaca doa agar terhindar banjir di bawah ini pada saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
"Alloohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih."
Arti: Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.
4. Doa agar terhindar dari bencana
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ, وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ, وَفَجْأَةِ نِقْمَتِكَ, وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
Allahumma innii a'uudzubika min zawaali ni'matika, watahawwuli'aafiyatika, wafaj-ati niqmatika, wajamii'i sakhotika
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lenyapnya nikmat-Mu, dari beralihnya keselamatan (yang merupakan anugerah)-Mu; dari datangnya siksa-Mu (bencana) secara mendadak, dan dari semua kemurkaan-Mu”. (HR.Muslim)
Dikutip dari waktakotalive.com, maksud dari kata-kata (فَجْأَةِ نِقْمَتِكَ) “siksa yang tiba-tiba” adalah bencana dan musibah yang tiba-tiba, hal ini lebih parah daripada bencana yang tidak datang tiba-tiba.
Syaikh Abdul Mushin Az-Zamili menjelaskan,
ﻓﺠﺄﺓ ﺍﻟﻨﻘﻤﺔ ﺃﻭ ﻓﺠﺎﺀﺓ ﺍﻟﻨﻘﻤﺔ ﻣﻦ ﺑﻼﺀ ﺃﻭ ﻣﺼﻴﺒﺔ ﻳﺄﺗﻲ ﻋﻠﻰ ﻓﺠﺄﺓ ﺑﺨﻼﻑ ﻣﺎ ﺇﺫﺍ ﺳﺒﻘﻪ ﺷﻲﺀ ﺑﺄﻥ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻓﺠﺄﺓ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﺧﻒ
“Siksa yang tiba-tiba yaitu berupa bencana atau musibah yang datang secara mendadak.Tentunya berbeda dengan musibah yang didahului oleh sesuatu (sebagai awalnya semisal penyakit) dan tidak mendadak, hal ini lebih ringan perkaranya.”. (Syarh Bulughul Maram)
(TribunStyle.com / Triroessita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/gunung-semeru-erupsi-g.jpg)