Breaking News:

Lawan Covid19

Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia, IDI Ingatkan Ketersediaan Obat dan Tabung Oksigen

Ketua Pengurus Besar IDI Adib Khumaidi menyatakan, tenaga kesehatan lebih siap dalam menghadapi kemungkinan gelombang ketiga Covid-19.

Freepik
Ilustrasi cegah virus corona, IDI beberkan ketersediaan obat dan tabung oksigen. 

TRIBUNSTYLE.COM - Antisipasi kemungkinan gelombang ketiga Covid-19 terus diperkuat oleh pemerintah Indonesia.

Selain penerapan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada saat libur Natal dan Tahun Baru, ketersediaan obat dan alat kesehatan juga semakin ditingkatkan.

Ketua Pengurus Besar Indonesia'>Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) terpilih Adib Khumaidi menyatakan, tenaga kesehatan lebih siap dalam menghadapi kemungkinan gelombang ketiga Covid-19.

Untuk itu, Adib pun meminta pemerintah menjaga ketersedian obat dan alat kesehatan seperti tabung oksigen dalam mendukung kesiapsiagaan tenaga kesehatan.

"Bagaimana ketersediaan obat dan alkes harus tetap dijaga. Sekarang kita menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Saya yakin teman-teman di lapangan, di daerah banyak melakukan upaya, belajar dari kejadian bulan Januari, bulan Juli kemarin (lonjakan kasus kemarin)," ungkap dia dalam Dialog Semangat Selasa KCPEN, Selasa (23/11/2021).

Ia berharap ada koordinasi yang baik antara pusat dan daerah untuk mengatur strategi, dimana obat dan tabung oksigen sangat diperlukan.

Baca juga: Lisa BLACKPINK Dinyatakan Positif Covid-19, YG Entertainment Ungkap Kondisi Jisoo, Jenny, dan Rose

Baca juga: TERJADI Gelombang Covid-19 ke-3, Eropa Jadi Pusat Penyebaran Corona Terbaru, 50 Ribu Kasus Sehari

Selain itu, persiapan di rumah sakit juga terus dilakukan, termasuk menyiapkan kembali ruangan atau tempat tidur untuk pasien Covid-19.

"Ini harus dilakukan sehingga kita akan siap kalau ada lonjakan, tapi mudah-mudahan tidak terjadi," imbuhnya.

Diketahui, selain penerapan PPKM Level 3 pada saat libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah bersama Satgas Covid-19 juga mengantisipasi potensi kenaikan kasus melalui berbagai strategi kebijakan.

Beberapa strategi tersebut di antaranya:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved