Dijuluki Raja Settingan, Uya Kuya Justru Bangga Meski Pernah Dilempar Pakai Batu Bata, Ini Alasannya
Tak masalah disebut raja settingan, Uya Kuya justru mengaku bangga dengan gelar tersebut, suami dari Astrid Kuya ungkap alasannya.
Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Uya Kuya mengaku bangga jika dirinya disebut sebagai raja settingan, suami dari Astrid Kuya ungkap alasannya.
Uya Kuya mendapat julukan dari warganet sebagai raja settingan.
Seperti diketahui, Uya Kuya dijuluki sebagai Raja Settingan karena dirinya sering membuat kegaduhan.
Selain itu, diajuga kerap memiliki program acara yang berbau settingan atau gimmick.
Meski meraup keuntungan dengan cara tersebut, rupanya Uya Kuya sempat mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari orang yang tak dikenal karena dinilai kerap membuat acara settingan.
Tak tanggung-tanggung, Uya Kuya pernah dikerja massa hingga mendapat serangan fisik dengan dihantam menggunakan batu bata.
Dimana leher belakangnya dipukul oleh seseorang mengenakan batu bata sehingga membuatnya merasa kesakitan.
Baca juga: Tak Terima Keluarganya Disebut Settingan, Astrid Kuya Murka: Gue Nikah Beneran, Gak Kaya Artis Lain
Baca juga: Keluarga Uya Kuya Jadi Korban Penipuan Berkedok Liburan di Bali, Astrid: Luntang-lantung di Bandara
"Gue pernah digeprak pakai batu bata di belakang sini (leher)" ujar Uya Kuya dikutip dari TS Media, Sabtu, 16 Oktober 2021.
Tak hanya itu saja mobil Uya Kuya juga dirusak hingga mengalami pecah kaca.
"Mobil dipecahin pakai batu bata, kaca mobil pecah, karena marah sama gue," lanjutnya.
Ketika itu, Uya mengatakan dirinya sedang membawakan acara reality show, 'Playboy Kabel'.
Terlepas dari itu Uya pun mengatakan bahwa program acara yang dia jalani saat itu 85 persen adalah nyata dan sisanya adalah setingan.
"Program Playboy Kabel pada saat itu delapan puluh lima persen real, lima belas persennya gimmick atau settingan," imbuhnya.
Kendati demikian, suami dari Astrid Kuya itu merasa bangga ketika orang-orang menjuluki dirinya sebagai raja settingan.
Ayah dua anak itu beranggapan, jika orang yang suka membuat gimmick merupakan orang yang pintar.
"Orang ngelihatnya Uya Kuya raja settingan, tapi nggak apa-apa, gue bangga, karena apa?
Karena orang yang bisa berfikiran gimmick atau settingan dia adalah orang pinter," tandas Uya Kuya dengan bangganya.
Jadi Korban Penipuan Liburan
Sementara itu di lain sisi, meski suka melakukan prank pada orang lain, keluarga Uya Kuya justru menjadi korban penipuan.
Karena hal itu Astrid Kuya menilai raja prank justru terkena prank oleh orang tak bertanggung jawab.
Mulanya Uya Kuya dan keluarga ditipu menggunakan kedok liburan ke Bali.
Awalnya mereka ditawari paket liburan ke Pulau Dewata oleh seseorang.
Uya dan keluarga pun telah membayar DP (Down Payment) untuk kebutuhan tempat tinggal selama di Bali.
Namun sesampainya di bandara, Uya Kuya dan keluarga malah ditelantarkan.
Astrid mengaku Uya sebenarnya sudah menaruh curiga.
Baca juga: NYARIS Jadi Korban Penipuan, Bunga Zainal Bersyukur Diamond Rp 160 Juta Masih Aman: Gak Kebayang
Namun, Astrid selalu berpikiran positif dan meminta suaminya itu untuk tidak suudzon.
"Sebenarnya Mas Uya udah punya feeling 'Ini kayaknya gue ditipu apa gimana ya'.
Cuma aku selalu bilang sama dia jangan berburuk sangka sama orang.
Siapa tahu ini memang DP buat hotel," terang Astrid seperti dikutip TribunStyle.com dari YouTube KH INFOTAINMENT, Rabu 6 Oktober 2021.
Dugaan Uya ternyata benar.
Pelaku penipuan tak bisa dihubungi saat Uya dan keluarga tiba di Bali.
Akibatnya, mereka pun luntang-lantung di bandara.
"Turun pesawat, nyalain handphone dong, timku telepon 'Mbak kita satu jam di sini belum dijemput-jemput'.
Langsung aku telepon dia, diblock. Handphone Mas Uya juga diblock.
Baca juga: Uya Kuya Bongkar Bisnis Miliknya, Bangun Rumah Bagi Penderita Gangguan Mental di Australia
Aku luntang-lantung di depan bandara, seriusan," kenangnya.
Alih-alih emosi, Uya dan keluarga justru tertawa.
Mereka tak menyangka baru saja kena tipu.
Di sisi lain, ada saja yang justru mengejek Uya setelah musibah tersebut.
Ejekan tersebut menyinggung ciri khas Uya yang suka ngeprank kini malah kena prank.
"Sampai bandara pas tim gue telepon, kita lihat kanan-kiri ada kamera apa enggak.
Jangan-jangan gue diprank, serius.
Gue langsung ngerasa raja prank kena prank," kata Astrid.
(TribunStyle.com/Jonisetiawan/Febriana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/uya-kuya-mengaku-bangga-jika-dirinya-disebut-sebagai-raja-settingan.jpg)