Breaking News:

MALAYSIA Pakai Teknologi Token Bagi yang Tak Punya HP, Rakyat Indonesia Masih Wajib PedulLindungi?

Malaysia sudah pakai teknologi token bagi yang tak punya HP untuk akses tempat publik, rakyat Indonesia wajib pakai PedulLindungi?

Tribunnews/Irwan Rismawan
Malaysia sudah pakai teknologi token bagi yang tak punya HP untuk akses tempat publik, rakyat Indonesia wajib pakai PedulLindungi? 

Termasuk pendataan dan pengecekan warga yang vaksin maupun yang masih positif virus Covid-19.

Ternyata pemerintah disebut memiliki cara lain untuk mengakses tempat publik bagi yang tak bisa gunakan Aplikasi PeduliLindungi ini. 

Untuk diketahui, di dalam aplikasi PeduliLindungi tersebut akan muncul informasi vaksin yang telah diterima pengguna dan berfungsi untuk check in atau chcek out dari tempat publik yang didatangi.

Tentu semua kebijakan pemakaian aplikasi PeduliLindungi tak semudah dan lancar seperti yang dibayangkan.

Masih banyak warga yang terkendala mengakses aplikasi tersebut, baik karena ada yang masih tidak punya hp atau terkendala registrasi data dan sebagainya.

Wakil Presiden Indonesia Maruf Amin.
Wakil Presiden Indonesia Maruf Amin. (Foto: Dokumentasi Biro Pers Media dan Informasi Setwapres)

Kebijakan Wapres Maruf Amin

Wapres Maruf Amin mengatakan warga bisa menggunakan sertifikat atau bukti vaksin yang dibuat di lokasi vaksinasi.

"Nanti bisa diurus di tempat penyelengaraan vaksinasi."

"Jadi mereka nanti akan difasilitasi, bahkan untuk dibuatkan KTP nya."

"Itu bukan hanya divaksin tapi diurusi e-KTP nya dibuatkan sertifikatnya" kata Wapres usai meninjau vaksinasi di Banten dilansir dari Sonora.id, Kamis (16/09/2021)

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved