Breaking News:

1500 Lebih Warga Indonesia yang Positif Covid-19 Ternyata Masih Masuk Mall & Akses Tempat Umum

Ada 1603 warga Indonesia yang positif Covid-19 masih masuk mall dan mengakses fasilitas umum, simak data PeduliLindungi berikut.

Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Ika Putri Bramasti
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ada 1603 warga Indonesia yang positif Covid-19 masih masuk mall dan mengakses fasilitas umum, simak data PeduliLindungi berikut. 

Penulis: Dhimas Yanuar

TRIBUNSTYLE.COM - Ada 1603 warga Indonesia yang positif Covid-19 masih masuk mall dan mengakses fasilitas umum, simak data PeduliLindungi berikut.

Hingga saat ini virus corona Covid-19 masih menjadi pandemi di Indonesia.

Dengan kasus yang masih ribuan dalam sehari, warga Indonesia harus mematuhi berbagai aturan pemerintah termasuk mengunduh aplikasi wajib PeduliLindungi untuk beraktifitas.

Namun ternyata meski sudah ada screening ketat dari aplikasi PeduliLindungi ternyata masih banyak warga yang tak patuh aturan.

Seperti beberan data Aplikasi PeduliLindungi yang dibeberkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: AYO Vaksin! Dosis Ketiga Sinovac Efektif Lawan Covid-19 Varian Delta, Imun Tubuh Meningkat Drastis

Baca juga: Survei Sebut Motivasi Masyarakat Divaksin Covid-19 Terbanyak Karena Ingin Masuk Mall & Bekerja

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

PeduliLindungi mendeteksi 1.603 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan kontak erat, masih mencoba mengakses tempat-tempat umum seperti mal dan akses lain.

Ke depan, Pemerintah akan menindak mereka yang mengetahui dirinya positif Covid-19 namun masih nekat beraktivitas di area publik. 

"Pemerintah akan menindak orang yang masuk dalam kriteria hitam Peduli Lindungi, yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik dan membawa mereka ke dalam isolasi terpusat," kata Luhut, dilansir dari Kompas.com.

Luhut menegaskan, bagi mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau memiliki riwayat kontak erat, maka diwajibkan untuk menjalani isolasi dengan ketentuan yang berlaku.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved