Breaking News:

Viral Fenomena Laut Selatan Jawa Bercahaya di Malam Hari, Berikut Penjelasannya Menurut Ahli

Fenomena laut selatan Jawa yang bercahaya di malam hari sempat viral di media sosial.

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Suli Hanna
Twitter @NOAASatellites
Fenomena Milky Seas di laut selatan Jawa yang diambil dari satelit NOAA 

Reporter: Anggie Irfansyah

TRIBUNSTYLE.COM - Fenomena laut di selatan pulau Jawa yang bercahaya di malam hari sempat viral di media sosial.

Foto tersebut diambil oleh satelit dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), atatu Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat.

Fenomena laut yang bercahaya tersebut biasa disebut dengan Milky Seas.

Dalam foto tersebut, laut di selatan pulau Jawa terlihat bercahaya.

Tentunya hal ini membuat netizen kaget dan banyak yang berspekulasi.

Baca juga: Blue Moon Fenomena Membawa Keuntungan untuk 4 Zodiak Ini: Sagitarius Terinpsirasi, Gemini Eksplorasi

Baca juga: Selain Aphelion, Ini Sederet Fenomena Astronomi yang Terjadi di Sepanjang Juli 2021

Penjelasan fenomena laut di selatan pulau Jawa bercahaya saat malam hari
Penjelasan fenomena laut di selatan pulau Jawa bercahaya saat malam hari (Twitter/ NOAASatellites)

Lalu, sebenarnya fenomena apa yang membuat laut di selatan pulau Jawa terlihat bersinar di malam hari?

Dilansir dari laman jurnal Nature, para peneliti dari Amerika Serikat menemukan Milky Seas yang berukuran besar di Samudra Hindia bagian timur, atau tepat di selatan pulau Jawa.

Temuan ini berdasarkan pencitraan dari alat pendeteksi milky seas bersama Day/Night Band (DNB).

Sebelumnya, Milky Seas pernah terjadi di selatan Jawa pada tahun 2019, dan terjadi selama dua siklus bulan penuh.

Kemudian pada 25 Juli, DNB kembali mendeteksi anomali bercahaya di selatan Surakarta, Jawa, dekat 9,5 derajat Lintang Selatan, 111 derajat Bujur Timur.

Diketahui, luas area yang berarna atau dikenal dengan Milky Seas ini kitar-kira 100.000 meter persegi atau setara dengan luas Islandia.

Penyebab fenomena Milky Seas

Dilansir dari Kompas.com, Peneliti Ahli Utama Bidang Oseanografi Terapan pada Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan SDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr Widodo Setyio Pranowo menjelaskan terkait fenomena Milky Seas.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved