Breaking News:

Trending Hari Ini

Padahal Vaksinasi Covid-19 Gratis, Sertifikat Palsu Dijual Sampai Rp 500.000, Pembeli Ikut Dipenjara

Sertifikat vaksin Covid-19 palsu dijual sampai Rp 500.000, pembelinya pun ditangkap polisi.

Editor: Dhimas Yanuar
Snappy
Sertifikat Vaksinasi Covid-19. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sertifikat vaksin Covid-19 palsu dijual sampai Rp 500.000, pembelinya pun ditangkap polisi.

Selain penjual dan pembuatnya, polisi juga menangkap dua pembeli sertifikat vaksin Covid-19 palsu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan dua pengguna dan pemesan yang diringkus polisi ialah AN (21) dan BI (30).

Keduanya merupakan pegawai swasta.

Tersangka AN merupakan warga Pamulang Selatan, sementara BI (30) merupakan warga Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Dipakai untuk 6 Aktivitas Masyarakat Ini, Termasuk Ibadah, Pakai PeduliLindungi

Baca juga: MANFAAT Besar Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis, Untungkan Kesehatan, Kurangi Gejala, hingga Long Covid

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (kiri) menjelaskan pengungkapan sindikat pemalsu sertifikat vaksin Covid-19 di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021). Penjual dan pembeli sertifikat palsu tersebut ditangkap polisi
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (kiri) menjelaskan pengungkapan sindikat pemalsu sertifikat vaksin Covid-19 di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021). Penjual dan pembeli sertifikat palsu tersebut ditangkap polisi (Warta Kota/Desy Selviany)

"Kedua orang ini berperan melakukan pembelian sertifikat tanpa divaksin, lewat akun facebook tersangka," ujar Fadil di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021).

Keduanya membeli sertifikat vaksin senilai Rp 350.000 hingga Rp500.000.

Alasan keduanya membeli sertifikat vaksin palsu ialah agar bisa bebas kemana-mana meski belum divaksin Covid-19.

Saat ini keduanya dikenakan Pasal 30 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Saat ini kata Fadil, terdata ada 93 sertifikat vaksin palsu yang dijual tersangka HH (30) dan FH (23).

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved