Breaking News:

Pandemi

ASAL-USUL Covid-19 Masih Jadi Misteri, AS Kerahkan Militer, FBI hingga CIA, Apa China Mengizinkan?

Asal-usul munculnya virus corona masih jadi misteri dan belum pasti, simak yang didapatkan badan intelejen AS.

freepik.com/Instagram @joebiden
Joe Biden kerahkan semua badan Departemen Luar Negeri untuk meneliti asal-usul virus corona. 

TRIBUNSTYLE.COM - Asal-usul munculnya virus corona masih jadi misteri dan belum pasti, simak yang didapatkan badan intelejen AS.

Setelah peninjauan selama 90 hari yang diminta oleh Presiden AS Joseph Biden, Dewan Intelijen Nasional dan “elemen IC” yang tidak disebutkan namanya yang terlibat—yang dapat mencakup badan-badan militer, FBI, CIA, dan cabang-cabang Departemen Luar Negeri—tampaknya menyepakati beberapa poin dalam penilaian mereka.

Bahwa pejabat China tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang SARS-CoV-2 sebelum wabah virus muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Coronavirus
Asal-usul virus corona. (duke.edu)

Baca juga: VIRAL Isu Virus Corona Covid-22, Turunan & Mutasi Ganas dari Covid-19, Simak Penjelasan Epidemiolog

Baca juga: Cegah Virus Covid-19 Menempel di Baju, Tips Mudah Mencuci Pakaian Agar Steril dari Bakteri

Poin kedua adalah, virus itu tidak dikembangkan sebagai senjata biologis.

Jesse Bloom, seorang ahli biologi evolusioner di Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson yang telah menganjurkan bahwa teori kebocoran laboratorium mendapat perhatian lebih serius, menyambut kesimpulan penilaian bahwa kedua hipotesis itu masuk akal.

“Saya berharap komunitas intelijen akan merilis informasi baru yang telah mereka kumpulkan,” kata Bloom, yang mengatur sebuah surat, yang ditandatangani oleh 17 ilmuwan lain dan diterbitkan oleh Science, yang menyerukan penilaian seimbang.

Penilaian itu “cukup seimbang,” kata William Hanage, ahli biologi evolusi di Universitas Harvard.

“Ringkasan ini menunjukkan bahwa elemen IC secara keseluruhan condong ke arah asal alami,” kata Hanage.

“Saya pikir ini mencerminkan pandangan sebagian besar ilmuwan yang telah menelitinya.”

 

Dia mengatakan tanpa lebih banyak bukti dari kasus manusia purba atau dari hewan yang menyimpan virus terkait erat, akan sulit untuk menghasilkan argumen yang meyakinkan untuk kedua skenario tersebut.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved