Segera Buka Gerai di Indonesia, Inilah Sejarah Subway, Sandwich Terkenal Asal Amerika
Restoran masakan cepat saji Subway mengumumkan akan membuka outletnya di Indonesia.
Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Amirul Muttaqin
Reporter: Anggie Irfansyah
TRIBUNSTYLE.COM - Restoran masakan cepat saji Subway mengumumkan akan membuka outletnya di Indonesia.
Rencananya, restoran makanan cepat saji asal Amerika itu akan membuka gerainya di Indonesia pada kuartal keempa 2021.
“Permintaan kehadiran restoran Subway yang tinggi datang dari berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia,” ungkap Chief Executive Officer Subway John Chidsey dikutip dari Kontan
Baca juga: Cheetos, Lays, dan Doritos Pamit, Berhenti Diproduksi di Indonesia Akhir Agustus 2021, Ini Sebabnya
Untuk membuka gerai di Indonesia, Subway menggandeng mitra lokal yakni PT Sari Sandwich Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari PT Map Boga Adiperkasa, yang sahamnya dikuasai oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk.
Pada tahap awal, gerai Subway akan dibuka di wilayah Jabodetabek.
Meski Subway tidak ada di Indonesia, makanan ini sudah memiliki banyak penggemar, terutama bagi mereka yang pernah melakukan perjalanan ke luar negeri.
Sejarah Subway
Subway merupakan restoran cepat saji yang menawarkan berbagai sandwich dan salad serta makanan ringan dan minuman.
Dilansir dari World Atlas, Subway adalah salah satu jaringan restoran terbesar di dunia.
Di seluruh dunia, Subway memiliki setidaknya 42.998 gerai di 112 negara dan wilayah.
Untuk Amerika Serikat sendiri saja, Subway memiliki setidaknya 25.549 gerai.
Subway merupakan operator terbesar di dunia yang berkantor pusat di Milford, Connecticut.
Dilansir dari logomyway, Subway pertama kali beroperasi pada 1965.
Saat itu, Fred DeLuca meminjam $1.000 dari seorang teman bernama Peter Buck untuk mendanai pembukaan toko sandwich di Bridgeport, Connecticut, Amerika Serikat.
Toko sandwich itu diberi nama Pete's Super Submarines.
Setahun kemudian, keduanya membentuk perusahaan induk untuk mengawasi perluasan restoran mereka bernama Doctor's Associates.
Nama tersebut diambil dari keinginan DeLuca untuk menghasilkan cukup uang dari restoran untuk mendanai biaya sekolah kedokterannya.
Pada tahun 1968, kedua pria itu mengubah nama rantai restoran mereka menjadi Subway.
Tidak butuh waktu lama bagi Subway untuk mulai melihat kesuksesan luar biasa.
Restoran Subway pertama dibuka di Pantai Barat di Fresno, California pada tahun 1978.
Kemudian, pada tahun 1984 restoran tersebut telah go international dengan membuka restoran pertamanya di Bahrain.
Fred DeLuca menjabat sebagai CEO perusahaan hingga tahun 2015.
Setelah menderita leukemia selama dua tahun terakhir, DeLuca akhirnya menyerahkan posisinya kepada Suzanne Greco sebelum meninggal beberapa bulan kemudian.
Terlepas dari kematian pendiri dan mantan CEO, Subway terus melihat kesuksesan yang tak tertandingi.
Faktanya, 26.744 lokasi Subway di AS sebenarnya melebihi jumlah lokasi McDonald's di negara tersebut.
Hal itu menjadikan Subway sebagai restoran paling banyak di Amerika Serikat.
Sejak 2007, Subway terus menempati peringkat tinggi dalam daftar 500 Waralaba Teratas menurut majalah Entrepreneur.
Seiring berjalannya waktu, restoran mereka mengalami beberapa perubahan untuk membuat mereka tumbuh dan menarik bagi pelanggan mereka.
Perubahan penting ada pada desain toko mereka pada tahun 2016.
(TribunStyle.com/Anggie) (Tribunnews.com/Yurika)
Baca juga: Fakta Mencengangkan di Balik 10 Brand Terkenal Dunia, Facebook, Google hingga Coca Cola
Baca juga: Makna atau Arti Tersembunyi 17 Logo Brand Terkenal, Hyundai, Adidas, Apple Hingga Coca Cola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/subway-2.jpg)