Breaking News:

Viral Hari Ini

Pria Terduga Pelaku Fetish Mukena Muncul Buat Klarifikasi, Beberkan Alasan Simpan Foto Para Model

Seorang pria terduga pelaku fetish mukena muncul lewat media sosial, beri klarifikasi soal alasannya simpan foto para model.

Kolase TribunStyle (Twitter, Instagram)
Terduga pelaku fetish mukena menyampaikan klarifikasi. 

Reporter: Gigih Panggayuh

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pria terduga pelaku fetish mukena muncul lewat media sosial, beri klarifikasi soal alasannya simpan foto para model.

Baru-baru ini, viral di media sosial pengakuan model yang menjadi korban fetish mukena.

Model yang berdomisili di Kota Malang itu berinisial JT (20).

Ia mengaku fotonya disebar tanpa izin oleh akun media sosial tak dikenal.

Lewat akun Twitter @jeehantz, JT membeberkan kronologi ia jadi korban fetish.

Setelah cuitan JT di Twitter viral, terungkap ternyata ada beberapa korban lainnya.

Baca juga: Viral Cerita Model Jadi Korban Fetish Mukena, Foto Disebar Lewat Akun Tak Jelas Berkedok Olshop

Baca juga: Heboh Dugaan Fetish Minta Foto Mata Diperban, Viral Diungkap Oleh Wanita yang Mengaku Korban

Akun Instagram baru terduga pelaku fetish mukena.
Akun Instagram baru terduga pelaku fetish mukena. (Instagram)

Menyusul kehebohan itu, muncul seorang pria yang diduga pelaku penyebar foto para model bermukena.

Melalui sebuah akun Instagram baru, pria itu memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada para korban fetish mukena.

Ia mengunggah video berdurasi sekitar 40 detik pada Kamis, 19 Agustus 2021, dan menyebut dirinya bernama Dimas Alvian.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi.

Mengakui saya bersalah telah menempatkan dan tidak meminta izin kepada model yang bersangkutan,” kata dia.

Pria tersebut mengaku tidak memperjualbelikan foto para model itu.

Ia lantas membeberkan alasan menyimpan foto-foto itu, yakni untuk konsumsi pribadi.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Tags:
fetishmukena
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved