Breaking News:

Trending Hari Ini

Harga Tes PCR di Indonesia Mahal, India Cuma Rp 97 Ribu, Asosiasi Buruh Minta Penjelasan Pemerintah

Harga Tes PCR di Indonesia Mahal, di India cuma Rp 97 ribu, Asosiasi Buruh minta penjelasan pemerintah.

Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUN TIMUR/M ABDIWAN
ILUSTRASI (Harga Tes PCR di Indonesia Mahal, di India cuma Rp 97 ribu, Asosiasi Buruh minta penjelasan pemerintah.) 

TRIBUNSTYLE.COM - Harga Tes PCR di Indonesia Mahal, di India cuma Rp 97 ribu, Asosiasi Buruh minta penjelasan pemerintah.

Asosiasi Massa Buruh meminta pemerintah untuk menindaklanjuti keluhan dari banyak masyarakat mengenai mahalnya biaya tes PCR di Indonesia.

Biaya PCR yang murah tentu akan sangat membantu masyarakat dan dinilai penting untuk meningkatkan testing dan mencegah penularan yang lebih tinggi di masyarakat.

Baca juga: Bunga Zainal Keluhkan Mahalnya Tes PCR, Singgung Nasib Rakyat Kecil: Makan Aja Susah

Baca juga: Tak Tahu Aturan Baru, Gebby Vesta Ngamuk di Bandara saat Dilarang Terbang: Gunanya Vaksin & PCR Apa

Petugas berpakaian APD lengkap melayani pasien yang secara mandiri melakukan Swab Tes drive thru di Halaman parkir Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2020). RS Pertamina Jaya mengelar swab tes untuk masyarakat umum melalui sistim Drive Thru sebagai salah satu metode untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran COVID-19. Sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, Rumah Sakit (RS) Pertamina Jaya didukung oleh laboratorium canggih untuk mendeteksi pasien dengan alat tes PCR (Polymerase Chain Reaction). RS ini mampu mengetes hingga 1.400 sampel setiap harinya.
Petugas berpakaian APD lengkap melayani pasien yang secara mandiri melakukan Swab Tes drive thru di Halaman parkir Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2020). RS Pertamina Jaya mengelar swab tes untuk masyarakat umum melalui sistim Drive Thru sebagai salah satu metode untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran COVID-19. Sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, Rumah Sakit (RS) Pertamina Jaya didukung oleh laboratorium canggih untuk mendeteksi pasien dengan alat tes PCR (Polymerase Chain Reaction). RS ini mampu mengetes hingga 1.400 sampel setiap harinya. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

"Coba bayangkan saja bagaimana baik pekerja atau pengusaha tentu sangat dirugikan jika ada kasus Covid di tempat kerja lalu dengan biaya sendiri atau perusahaan untuk lakukan PCR."

"Itu pun belum lagi kalau setelah PCR ulang bisa beberapa kali untuk mengetahui negatif dan positif."

"Sekarang harga PCR di kita sekitar Rp 574 ribu itu pun harga promo."

"Bayangkan betapa sangat membebankan biaya begitu," kata Wakil Sekjen  DPP KSPSI Arnod Sihite kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/8/2021).

Menurut Ketua Umum FSP PPMI KSPSI ini, di India biaya PCR hanya Rp 97 ribu atau 500 Rupee yang merupakan kebijakan negara.

"Di India bisa murah kenapa di kita sangat mahal ya. Kami dorong Satgas untuk menindaklanjuti ini karena sangat penting dan tentu saja membantu di tengah situasi seperti sekarang ini," katanya.

Di India jelas dia berdasarkan data  laboratorium di Delhi biaya tes PCR sebesar 500 Rupee atau Rp 97.079 (kurs Rs 1= Rp 194.15).

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved