Breaking News:

Kris Wu Resmi Ditahan Kepolisian China atas Tuduhan Pemerkosaan 31 Wanita, Kini Kehilangan Pekerjaan

Kris Wu ditahan kepolisian China atas tuduhan pemerkosan, mantan anggota boyband K-Pop, EXO itu harus rela kehilangan banyak pekerjaan.

Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Amirul Muttaqin
Instagram/@kriswu
Kris Wu ditahan Kepolisian China atas tuduhan pemerkosaan. 

Reporter: Joni Irwan Setiawan

TRIBUNSTYLE.COM - Kris Wu ditahan kepolisian China atas tuduhan pemerkosan, mantan anggota boyband K-Pop, EXO itu harus rela kehilangan banyak pekerjaan.

Selebritas China, Kris Wu, kini telah ditahan dengan tuduhan pemerkosaan.

Seperti dilansir Koreaboo, Kris Wu ditahan kepolisian Beijing, China, dengan tuduhan telah memerkosa seorang siswi Du Meizhu, saat korban masih berusia 17 tahun.

Lantas kini kepolisian Distrik Chaoyang, Beijing, China resmi menahan Kris Wu atas tuduhan pelecehan seksual dan pemerkosaan, pada 31 Juli 2021.

Terkait penahanan tersebut, kepolisian merilis keterangan resmi lewat Weibo. 

“Polisi menyelidiki dugaan Wu Yi Fan mengelabui perempuan muda untuk berhubungan seksual berulang kali.

Karenanya, kami resmi menahan pria 30 tahun berkewarganegaraan Kanada itu atas dugaan pemerkosaan,” ujar Kepolisian Chaoyang seperti dikutip dari Koreaboo, Minggu, 1 Agustus 2021.

Baca juga: 6 Fakta Skandal Kris Wu Dituding Perkosa 31 Wanita, Diminta Mundur Jadi Artis hingga Tinggalkan Cina

Baca juga: Profil Kris Wu, Mantan Personel EXO yang Dituding Telah Lecehkan 31 Wanita

Kris Wu ditahan kepolisian China akibat tuduhan pemerkosan 31 wanita.
Kris Wu ditahan kepolisian China akibat tuduhan pemerkosan 31 wanita. (allkpop.com)

Menurut polisi, Kris Wu beberapa kali memperdaya gadis-gadis muda yang juga penggemarnya untuk berhubungan seks.

Tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap mantan member EXO tersebut bermula dari unggahan Du Meizhu di Weibo, pada 8 Juli 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved