Breaking News:

Pelajaran Sekolah

Makin Parah, Simak Bahaya Polusi Suara Bagi Manusia dan Hewan, Picu Penyakit Jantung

Tak bisa dilihat, polusi suara simpan bahaya tersendiri untuk manusia dan hewan.

thefifthestate.com.au
Polusi suara simpan bahaya tersendiri untuk manusia dan hewan. 

Seseorang yang terpapar polusi suara sebesar 105 dB atau lebih secara berkali-kali dapat mengakibatkan gangguan pendengaran permanen yang menurunkan kemampuan pendengarannya secara terus-menerus.

Polusi suara pada hewan

Baca juga: Wajib Diwaspadai Deretean Hewan Penghasil Listrik, Ikan Hidung Gajah hingga Lumba-lumba Guyana

Baca juga: Bukan Siput, Ternyata Sloth jadi Hewan Terlambat di Dunia, Tapi Hewan Perenang Cepat!

Polusi suara juga dapat menyebabkan terganggunya hewan yang bergantung pada suara untuk menentukan arah dan mencari makan.

Mereka adalah serangga, burung, kelelawar, paus, dan lumba-lumba.

Sonar kapal selam dengan kebisingan 235 desibelnya dapat mengacaukan ekolokasi (kemampuan navigasi) paus dan lumba-lumba. Mereka bisa hilang arah lalu terdampar di pantai dan mati.

Polusi suara memang tidak terlihat, namun bahayanya terasa sangat nyata. Inilah mengapa kebisingan juga harus dikendalikan agar tidak menganggu makhluk hidup di sekitarnya.

(KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Polusi Suara Berbahaya bagi Manusia dan Hewan?"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved