Idul Adha 2021
Makna serta Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Diamalkan Menjelang Idul Adha, 8-9 Dzulhijjah
Diamalkan menjelang Idul Adha, 8-9 Dzulhijjah, simak makna serta keistimewaan puasa Tarwiyah dan Arafah.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Delta Lidina Putri
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Diamalkan menjelang Idul Adha, 8-9 Dzulhijjah, simak makna serta keistimewaan puasa Tarwiyah dan Arafah.
Berdasarkan sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag), diputuskan bahwa awal Dzulhijjah jatuh pada Minggu, 11 juli 2021.
Sebagai informasi, Idul Adha diperingati setiap 10 Dzulhijjah.
Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1442 H jatuh pada 20 Juli 2021.
Dua hari menjelang Idul Adha, ada amalan sunah yang disebut dengan puasa Tarwiyah dan Arafah.
Selain itu, mundur lagi ke belakang, sebenarnya puasa juga disunahkan mulai 1 Dzulhijjah.
Baca juga: Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Amalan Sunnah Sebelum Idul Adha 2021, dari Dzikir hingga Puasa
Baca juga: Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Idul Adha di Rumah, Bisa Sendirian atau Berjamaah

Adapun puasa sunah itu dilakukan pada tanggal 1-7 Dulhijjah, kemudian dilanjutkan dengan puasa Arafah dan Tarwiyah, tanggal 8 dan 9.
Menurut perhitungan, puasa Dzulhijjah tahun ini berarti dilaksanakan mulai Minggu, 11 Juli 2021, hingga Sabtu, 17 Juli 2021.
Sementara itu, puasa Tarwiyah dan Arafah (8 dan 9 Dzulhijjah 1441 H) jatuh pada Minggu, 18 Juli 2021, dan Senin, 19 Juli 2021.
Makna Puasa Tarwiyah dan Arafah
Dikutip dari Muhammadiyah.or.id, hari Tarwiyah adalah momen saat para jamaah haji berihram untuk mengerjakan haji.
Sementara puasa Arafah dikenal di kalangan para sahabat Nabi dan biasa mereka lakukan saat tidak safar.
Puasa Tarwiyah dianjurkan bagi yang berhaji maupun yang tidak sedang berhaji.
Berbeda dengan puasa Arafah, jemaah haji tidak dianjurkan lantaran sedang mengerjakan rukun-rukun dan serangkaian amal dalam menunaikan ibadah haji.
Dalam bahasa Arab, 'tarwiyah' berarti 'proses berpikir'.
Pada hari itu, Nabi Ibrahim merenung soal mimpinya menerima perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail.
Sementara itu, hari Arafah juga ada kaitannya dengan riwayat pensyariatan kurban.
Pada hari ini, Nabi Ibrahim AS memahami makna mimpinya sebagai wahyu dari Allah SWT.
Adapun kata 'Arafa' dalam bahasa Arab artinya mengetahui.

Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Meskipun hukumnya sunnah, puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan tersendiri.
Seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, puasa Tarwiyah memiliki keutamaan bisa menghapus dosa-dosa di tahun sebelumnya.
Kemudian, khusus untuk puasa Arafah, fadhillahnya adalah mendatangkan kemuliaan bagi yang menjalankannya, antara lain sebagai berikut.
1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
2. Bertambah harta.
3. Dijamin kehidupan rumah tangganya.
4. Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.
5. Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.
6. Dimudahkan kematiannya.
7. Diterangi kuburnya selama di alam Barzah.
8. Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.
9. Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
Baca artikel terkait Idul Adha lainnya di sini