Breaking News:

Virus Corona

Lonjakan Kasus Tertinggi di Asia Melebihi India, Indonesia Jadi Pusat Covid-19, Vaksin Disalahkan

Indonesia pusat Covid-19 kalahkan India, vaksin disalahkan, hingga lonjakan kasus tertinggi di Asia, ini jawaban dari Kemenkes

Tribun Bali/Rizal Fanany
Indonesia pusat Covid-19 kalahkan India, vaksin disalahkan, hingga lonjakan kasus tertinggi di Asia, ini jawaban dari Kemenkes 

"Secara nasional masih ada tempat tidur, tetapi kasus di beberapa provinsi sudah sangat tinggi karena wabah varian delta yang tidak merata," ujar Sadikin.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Indonesia.
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Indonesia. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Vaksin disalahkan dan jawaban Kemenkes

Hal ini tentu banyak menjadi perbincangan di sosial media dan media mainstream besar di Indonesia.

Tak main-main, perbincangan ini pun ternyata juga sudah sampai di telinga Kementeria Kesehatan ( Kemenkes).

Dan terkait anggapan bahwa lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia terjadi setelah adanya program vaksinasi belakangan ini ramai di media sosial.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut di antaranya diunggah netizen (warganet) di media sosial, baik Facebook maupun Twitter.

Penjelasan Kemenkes Saat dikonfirmasi, Juru Bicara dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menegaskan, tidak benar adanya anggapan bahwa meledaknya kasus Covid-19 di Indonesia karena banyaknya orang yang telah mulai divaksin.

“Justru kalau sudah banyak masyarakat yang divaksin kasus tidak ada lonjakan,” ujar Nadia dilansir dari Kompas.com pada (14/7/2021).

Ia mengatakan, yang terjadi saat ini karena Indonesia memang tengah menghadapi kondisi pandemi.

“Jadi saat ini kondisi kita dalam kategori pandemi yang artinya laju penularan dan konsentrasi virus sangat tinggi,” jelas dia.

Adapun terkait dengan masih adanya orang yang sudah divaksin tetapi masih bisa terinfeksi, dirinya menjelaskan, hal ini karena secara teori terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang yang sudah divaksin tetap bisa tertular.

Faktor tersebut di antaranya yakni host, lingkungan, dan virus itu sendiri.

Akan tetapi, menurutnya, manfaat vaksin adalah membuat gejala menjadi tidak parah.

“Vaksin akan bekerja saat virus masuk ke tubuh kita. Dalam pertandingan bisa saja kita menjadi positif, tetapi gejala dan tingkat keparahan tidak terjadi, itulah manfaat vaksin,” ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramai soal Lonjakan Kasus Covid-19 Disebut karena Vaksinasi, Ini Penjelasan Kemenkes" dan "Indonesia Melampaui India, Bersiap Jadi Episentrum Baru Covid-19 Asia"

Artikel terkain Covid-19 lainnya>>>

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved