Breaking News:

Pakai Sabu, Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Akhirnya Rehabilitasi, Ini Cara BNN Atasi Kecanduan Narkoba

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani akhirnya jalani rehabilitasi, intip bagaimana cara Badan Narkotika Nasional (BNN) atasi kecanduan narkoba.

Kolase TribunStyle (Instagram @ramadhaniabakrie, Unsplash)
Pakai sabu, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie jalani rehabilitasi. 

Reporter: Gigih Panggayuh

TRIBUNSTYLE.COM - Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani akhirnya jalani rehabilitasi, intip bagaimana cara Badan Narkotika Nasional (BNN) atasi kecanduan narkoba.

Kasus narkoba di kalangan artis seperti tak ada habisnya.

Terbaru, pasangan suami istri, Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani, menambah daftar figur publik yang terseret kasus narkoba.

Keduanya diamankan pada Rabu, 7 Juli 2021, dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hasil tes urine menyatakan ketiganya positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Terungkap pula fakta mereka sudah mengonsumsinya sekitar 5 bulan.

Baca juga: Maafkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Anindya Bakrie: Kedua Adik Saya Sangat Baik Hatinya

Baca juga: Akui 5 Bulan Konsumsi Sabu, Intip Potret Nia Ramadhani dari Maret hingga Juli 2021

Nia Ramadhani & Ardi Bakrie pakai sabu sudah sekitar 5 bulan.
Nia Ramadhani & Ardi Bakrie pakai sabu sudah sekitar 5 bulan. (Kolase TribunStyle (Istimewa, Instagram @ramadhaniabakrie))

Kabar terkini, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie rupanya telah mengajukan rehabilitasi dan telah diterima.

Keduanya pun mulai menjalani rehabilitasi pada Minggu, 11 Juli 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, Kompol Indrawienny Panjiyoga.

Nia dan Ardi menjalani rehabilitasi setelah muncul hasil asesmen dari polisi, kejaksaan, dokter, psikolog, dan pihak BNN.

"Jadi hasil pemeriksaan kami selama tiga hari kemarin, mereka murni pengguna," kata Indrawienny, dikutip dari Kompas.com.

Lantas, apa saja yang dilakukan saat proses rehabilitasi?

Sebagai informasi, salah satu efek penggunaan narkoba yakni kecanduan.

Berikut ini cara BNN mengatasi kecanduan pada penyalah guna narkoba.

1. Pemeriksaan

Melansir laman resmi BNN, pemeriksaan dilakukan tidak hanya oleh dokter tetapi juga terapis.

Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kecanduan yang dialami dan adakah efek samping yang muncul.

Jika pemakai mengalami depresi atau bahkan gangguan perilaku, maka terapis akan menyembuhkan efek tersebut baru melakukan rehabilitasi.

Ilustrasi kecanduan narkoba.
Ilustrasi kecanduan narkoba. (Horizons Opioid Treatment Service)

2. Detoksifikasi

Mengatasi kecanduan harus melalui beberapa tahapan dan salah satu yang cukup berat adalah detoksifikasi.

Di sini pengguna harus 100% berhenti menggunakan obat-obatan berbahaya tersebut.

Reaksi yang akan dirasakan cukup menyiksa mulai dari rasa mual hingga badan terasa sakit.

Disamping itu pecandu akan merasa tertekan karena tidak ada asupan obat penenang yang dikonsumsi seperti biasa.

Selama proses detoksifikasi, dokter akan meringankan efek yang tidak mengenakkan tersebut dengan memberikan obat.

Di samping itu, pecandu juga harus memperbanyak minum air agar tidak terkena dehidrasi serta mengkonsumsi makanan bergizi untuk memulihkan kondisi tubuh.

Lamanya proses ini sangat bergantung pada tingkat kecanduan yang dialami serta tekad yang dimiliki oleh si pemakai untuk sembuh.

Ilustrasi narkoba dan cara BNN mengatasi efek kecanduan.
Ilustrasi narkoba dan cara BNN mengatasi efek kecanduan. (HANDOUT via KOMPAS.COM)

3. Stabilisasi

Setelah proses detoksifikasi berhasil dilewati, selanjutnya dokter akan menerapkan langkah stabilisasi.

Tahapan ini bertujuan untuk membantu pemulihan jangka panjang dengan memberikan resep dokter.

Tidak hanya itu, pemikiran tentang rencana ke depan pun diarahkan agar kesehatan mental tetap terjaga dan tidak kembali terjerumus dalam bahaya obat-obatan terlarang.

4. Pengelolaan Aktivitas

Jika sudah keluar dari rehabilitasi, pecandu yang sudah sembuh akan kembali ke kehidupan normal.

Diperlukan pendekatan dengan orang terdekat seperti keluarga dan teman agar mengawasi aktivitas mantan pemakai.

Tanpa dukungan penuh dari orang sekitar, keberhasilan dalam mengatasi kecanduan obat terlarang tidak akan lancar.

Banyak pemakai yang sudah sembuh lantas mencoba menggunakan kembali obat-obatan tersebut karena pergaulan yang salah.

Karena itulah pengelolaan aktivitas sangat penting agar terhindar dari pengaruh negatif.

Logo Badan Narkotika Nasional atau BNN.
Logo Badan Narkotika Nasional atau BNN. (bnn.go.id)

Atasi dengan Layanan Rehabilitasi BNN

Untuk mengatasi masalah kecanduan obat-obatan terlarang, BNN membuka layanan rehabilitasi yang dinamakan Balai Besar Rehabilitasi yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat.

Pecandu atau penyalahgunaan narkoba akan dipulihkan sepenuhnya baik dari segi fisik maupun mental.

Diharapkan setelah keluar dari Balai Besar Rehabilitasi ini, mantan pecandu bisa hidup normal seperti sedia kala dan tidak menggunakan kembali obat-obatan terlarang.

Layanan tersebut bisa digunakan dengan melapor atau mendaftar secara online melalui situs resminya, rehabilitasi.bnn.go.id.

Selain itu pelaporan juga bisa diajukan ke institusi yang telah ditetapkan oleh menteri diantaranya seperti puskesmas, rumah sakit, dan lembaga rehabilitasi medis lainnya. 

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Baca artikel terkait narkoba lainnya di sini...

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved