Breaking News:

Cameron Herrin Si Pembalap Liar yang Tewaskan Ibu dan Anak Dibela Warganet Karena Berwajah Tampan

Cameron Herrin, pebalap liar yang tewaskan ibu dan anak dalam kecelakaan dihukum 24 tahun. Banyak warganet yang malah membela.

Twitter
Cameron Herrin, pebalap liar tewaskan ibu dan anak, divonis 24 tahun penjara, malah dapat dukungan warganet karena wajahnya tampan. 

"Kesian suami aku, hm tak dapat jumpa dia pasni nih," ujar salah satu akun dengan bahasa melayu.

Dukungan terhadap pebalap liar tersebut juga datang dari warganet Indonesia.

Camerron Herrin dapat dukungan dari warganet karena ketampanannya.
Camerron Herrin dapat dukungan dari warganet karena ketampanannya. (TikTok)

Akun TikTok Indonesia @MENGsadboy mengunggah video kasus Cameron Herrin yang kemudian ramai tanggapan.

Beberapa tanggapan menunjukkan dukungan serta menyebutnya ganteng.

"Kasihan dia ganteng," kata salah satu komentar pengguna TikTok yang mengungkapkan kekagumannya.

Meski begitu, tak sedikit juga yang mendukung jatuhnya hukuman berat buat Cameron Herrin.

Atas korban jiwa yang jatuh dan aksi balapan ilegal yang dilakukan di jalan raya, dia dianggap pantas dapat hukuman berat.

"Kalian semua menjijikkan karena mengabaikan kematian seorang ibu dan anaknya hanya karena dia tampan.

Penjara tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kematian.

Anak dan ibunya kehilangan seluruh hidup mereka karena pria ini balapan secara ilegal di daerah perumahan," tulis seorang warganet di Twitter.

Cuitan warganet yang menyayangkan adanya dukungan terhadap Cameron Herrin.
Cuitan warganet yang menyayangkan adanya dukungan terhadap Cameron Herrin. (Twitter)

Fakta-Fakta Cameron Herrin Divonis 24 Tahun Penjara setelah Tewaskan Ibu dan Anak dalam Balap Liar

Cameron Herrin diketahui baru menginjak usia 21 tahun.

Ia mengalami kecelakaan itu tiga tahun lalu, saat usianya baru 18 tahun.

Kala itu, Cameron baru lulus dari SMA Katolik Tampa dan orang tuanya bangga padanya.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved