Breaking News:

Tokoh Viral Hari Ini

Sosok John Pemberton, Ahli Farmasi yang Sukses Temukan Coca-Cola namun Hidupnya Berakhir Tragis

Perjalanan hidup John Pemberton, ahli farmasi yang sukses temukan Coca-Cola namun hidupnya berakhir tragis.

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Suli Hanna
Alchetron via Kompas.com
Patung John Pemberton penemu Coca-Cola. 

Kemudian, seorang petugas farmasi membuat penyempurnaan cemerlang menggantikan air biasa dengan air soda.

Pemberton kemudian mendirikan perusahaan dan menunjuk putranya bertanggung jawab atas produksi.

Seiring dengan perkembangannya, seorang pemasar iklan bernama Frank Mason Robinson muncul menawarkan pemasaran produk yang lebih massif.

Dari situlah muncul perusahaan bernama Coca-Cola, yang merupakan gabungan nama dua bahan dasarnya. 

Logo antik yang masih digunakan sampai sekarang pun diluncurkan pada masa itu.

Nasib tragis John Pemberton 

Patung John Pemberton memegang gelas Coca-Cola.
Patung John Pemberton memegang gelas Coca-Cola. (Alchetron via Kompas.com)

Seiring dengan kesuksesannya menemukan Coca-Cola, John Pemberton ternyata tak benar-benar bisa lepas dari morfin.

Kecanduannya justru makin menjadi-jadi hingga ia nyaris bangkrut gara-gara mahalnya biaya untuk membeli morfin. 

Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan karena kecanduan morfinnya, Pemberton menjual hak atas formula dan bagian dari perusahaannya kepada taipan bisnis Asa Griggs Candler.

Pemberton masih percaya bahwa minuman ciptaannya itu akan menjadi minuman nasional di masa depan sehingga ia tetap mempertahankan hak kepemilikannya.

Ia berharap ke depan dirinya bakal memberikan perusahaan itu kepada putranya, Charley Pemberton.

Pemberton berpendapat bahwa meskipun perusahaan lain dapat menggunakan formula itu, tapi Charley tetap memiliki kepemilikan nama Coca-Cola.

Sayang, Charley ternyata lebih tertarik mendapatkan uang dengan cepat sehingga dia menjual apa yang tersisa dari paten kepada Candler.

Pada bulan Agustus 1888, Pemberton yang telah sakit selama beberapa tahun itu akhirnya meninggal karena kanker perut.

Pada saat kematiannya, Pemberton sudah jatuh miskin dan masih kecanduan morfin.

Menurut Mark Pendergrast, yang menulis buku For God, Country, and Coca-Cola: The Definitive History of the Great American Soft Drink dan Perusahaan yang Membuatnya, Charley Pemberton juga ternyata menderita penyalahgunaan zat adiktif. 

Dia merupakan peminum dan pengguna opium dan meninggal enam tahun setelah ayahnya.

(Tribunstyle/ Amr)

#CocaCola #JohnPemberton

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved