Breaking News:

PUPUS Impian Pasutri, 9 Tahun Menanti Kini Pilu Gagal Berangkat Haji: Ya Kalau Ada Umur Lagi ke Sana

Menanti selama 9 tahun, pasangan suami istri ini pasrah tak jadi berangkat haji karena pandemi covid-19.

KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI
Kisah pasutri di Sumatera Utara gagal berangkat haji karena pandemi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kisah pilu pasangan suami istri batal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Sang istri, Ida Herawati tampak gemetar ketika hendak bercerita soal dirinya dan suami yang batal berangkat haji.

"Saya sedih," katanya memulai pembicaraan.

Perempuan berusia 68 tahun ini kemudian bergegas ke kamar. Suaminya, Marimin yang berusia lima tahun lebih tua dari dia, tetap duduk di kursi ruang tamu, di rumah kontrakan mereka di Komplek Benhil II, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (4/6/2021).

Mereka hanya tinggal berdua di rumah itu. Anak-anak mereka semuanya sudah berkeluarga.

Ada yang tinggal di Medan, ada yang juga yang tinggal di luar daerah.

Tak lama berselang, Herawati keluar dari kamar. Dia menenteng dua tas dan dua lembar baju.

Baca juga: 23 Tahun Menabung, Tukang Tambal Ban Asal Boyolali Ikhlaskan Tak Jadi Haji Karena Pandemi

Baca juga: Tahun Ini Jamaah Haji Batal Diberangkatkan ke Tanah Suci, AMPHURI Hormati Keputusan Pemerintah

Ilustrasi Masjidil Haram
Masjidil Haram (Freepik)

"Ini baju Kakek," katanya sembari menyerahkan baju batik biru kepada suaminya.

Batik itu adalah pakaian khas jemaah calon haji asal Indonesia yang kerap dipakai saat hendak menuju Tanah Suci.

Pasangan suami istri itu menjahitnya sejak tahun lalu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved