Breaking News:

Akibat Kerja Bakti Lalu Makan Bersama, 63 Warga Positif Covid-19, Kini 3 RT Terpaksa di Lockdown

63 warga Kelapa Dua, Tangerang Banten terpapar Covid-19. Berawal dari kerja bakti lalu makan bersama. Kini 3 RT dilockdown.

Tayang:
Pixabay
Ilustrasi terpapar Covid-19 

Reporter: Octavia Monalisa

TRIBUNSTYLE.COM - Sebanyak 63 warga Kelurahan Kelapa Dua, Tangerang, Banten terpapar Covid-19.

Terungkap, 63 warga Tangerang, Banten ini terpapar Covid-19 setelah melakukan kerja bakti.

Saat ditelusuri, terungkap setelah melakukan kerja bakti, warga sempat makan bersama.

Setelahnya seorang warga merasa tubuhnya sakit dan memeriksakan diri ke rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan sebanyak 60 warga saat in dirawat di Rumah Singgah Yasmin, Curug, Tangerang.

Sedangkan tiga warga lainnya harus dirujuk ke rumah sakit lantaran mengalani sesak nafas.

Baca juga: HAMIL 7 Bulan, Perawat Ini Meninggal Bersama Bayi Dalam Kandungan, Terpapar Covid-19 dari Pasien

Baca juga: Tak Diizinkan Cuti, Pegawai Bank Pasien Covid-19 Ini Bawa Tabung Oksigen ke Kantor, Ini Kronologinya

Ilustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19
Ilustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19 (SHUTTERSTOCK/FunKey Factory)

"(Total) 63 warga dibawa ke Rumah Singgah Yasmin.

Ada tiga yang dirawat.

Ada keluhan sesak.

Dirawat di RS," jelas Hendra melalui pesan singkat, Minggu (6/6/2021) dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com.

Dari 63 warga yang terpapar, pasien termuda masih berusia delapan tahun.

Sedangkan yang tertua sudah berusia 62 tahun.

60 warga mengaku tidak memiliki keluhan apapun seperti yang dirasakan tiga warga lainnya.

Akibat klaster baru ini, Satgas kini terpaksa melakukan lockdown di antara tiga RT tersebut.

Saat disinggung soal kronologi, Hendra menjelaskan satu dari 63 warga mengaku merasa sakit setelah ikut kerja bakti dan makan bersama.

Dari hasil skrinning, satu warga tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Tak ingin kecolongan, Satgas pun langsung melakukan skrinning pada ratusan warga di empat RT tersebut.

"Setelah kami tes swab kepada ratusan warga di empat RT itu, ternyata ditemukan 53 orang yang terpapar Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala," papar dia.

Baca juga: Kakak Meninggal Karena Covid-19, Support Terry Putri saat Mendiang Kritis Disorot, Janji Lakukan Ini

Tak berhenti di situ, selang satu hari jumlah kasus Covid-19 malah bertambah 10 orang.

Alhasil jumlahnya pun mencapai 63 orang terpapar Covid-19.

Jumlah tersebut merupakan gabungan dari tiga RT.

"Bertambah satu RT lagi yang di-lockdown. Saya lupa RT berapa, bisa ditanyakan ke camat.

Yang penting ada tiga (RT)," ucap Hendra.

Perokok Rentan Terkena Covid-19, dari Harus Dirawat di RS, Pakai Ventilator hingga Berujung Kematian

Selain memaatuhi protokol kesehatan, mengurangi kebiasaan merokok juga dapat menjadi pencegahaan terpapar Covid-19.

Seperti diktehui, kebiasaan merokok tidak hanya mengganggu kesehatan tubuh, namun juga membuat seseorang rentan terkena Covid-19.

Bukan tanpa alasan, kebiasan merokok akan membuat jumlah tembakau menumpuk dalam paru-paru.

Alhasil perokok itu akan sering merasakan gejala sesak nafas.

Dalam kondisi seperti itu, paru-paru lama kelamaan akan dalan kondisi yang tidak sehat.

Sementara itu, perlu diingat bahwa Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan manusia.

Baca juga: Sudah Masak Banyak, Calon Pengantin Malah Positif Covid-19, Resepsi Tinggal Beberapa Jam Dibatalkan

Baca juga: KABAR DUKA Sempat Dinyatakan Kritis Karena Terpapar Covid-19, Kakak Terry Putri Meninggal Dunia

Ilustrasi.
Ilustrasi. (photonews.mn)

Apabila sistem pernafasan terganggu maka bukan tidak mungkin Covid-19 dapat dengan mudah menyerang.

Mengutip dari Only My Health, tembakau dalam rokok tak hanya membuat paru-paru kotor, namun juga berpengaruh buruk pada kesehatan kardiovaskular.

Akibatnya tak sedikit perokok aktif menglami penyakit jantung hingga kematian.

Masih Mengutip dari Only My Health, pasien yang memiliki kebiasaan merokok akan membutuhkan perawatan medis lebih serius.

Kebanyakan mereka harus dirujuk ke rumah sakit dan bahkan mendapat bantuan ventilator.

Tak sedikit pasien Covid-19 yang memiliki kebiasaan merokok ini akhirnya harus berujung dengan kematian.

Untuk itulah, masih ada kesempatan untuk merubah pola hidup menjadi yang lebih baik dan sehat.

Salah satu cara mencegah dari paparan Covid-19 adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok.

Anda bisa memulainya dengan mengkonsumsi permen saat mulut terasa ingin merokok.
Perokok lebih rentan terpapar Covid-19
Perokok lebih rentan terpapar Covid-19 (Shutterstock/photonews.mn)

Selain itu, Anda juga bisa mengikuti terapi pengganti nikotin.

Selain terhindar dari paparan Covid-19, menghentikan kebiasaan merokok juga memberikan segudang manfaat untuk tubuh.

Salah satunya tubuh semakin sehat lantaran detak jantung dan tekanan darah lebih stabil.

Selain itu sesak nafas dan batuk Anda pun akan mulai berkurang.

Tak hanya itu saja, berhenti merokok juga dapat menormalkan karbon monoksida dalam darah.

Akibatnya kondisi jantung dan kesehatan tubuh dapat terjaga dengan baik. (TribunStyle.com/Octavia Monalisa)

#Covid-19 #Tangerang

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved