Breaking News:

Viral Hari Ini

Tak Diizinkan Cuti, Pegawai Bank Pasien Covid-19 Ini Bawa Tabung Oksigen ke Kantor, Ini Kronologinya

Seorang pasien Covid-19 yang bekerja di bank nekat membawa tabung oksigen ke kantor lantaran cutinya ditolak, ini kronologinya.

Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Ika Putri Bramasti
Kolase TribunStyle.com/Twitter @IndiaToday
Seorang pegawai bank sekaligus pasien Covid-19 nekat bekerja ke kantor membawa tabung oksigen setelah tidak diberi izin cuti, ini kronologinya. 

Reporter: Nafis Abdulhakim

TRIBUNSTYLE.COM - Viral di media sosial seorang pria membawa tabung gas ke kantor.

Diketahui, pegawai bank tersebut merupakan pasien Covid-19.

Dirinya mengaku tidak mendapatkan cuti dari kantor tempatnya bekerja.

Oleh karena itu, pria paruh baya ini membawa tabung oksigen ke kantornya.

Pasien Covid-19 itu diketahui bernama Arvind Kumar.

Ia bekerja sebagai manajer di salah satu cabang Bank Nasional Punjabi (PNB) di Bokaro, India.

Suatu hari, ia membawa tabung oksigen ke kantornya yang terletak di negara bagian Jharkhan karena klaim cutinya tidak disetujui oleh para senior.

Arvind Kumar pegawai di Bank Nasional Punjab (PNB) India, mengaku cutinya ditolak dan dipaksa bekerja meski masih dalam masa pemulihan dari Covid-19. Ia akhirnya membawa tabung oksigen ke kantor pada Selasa (25/5/2021) dan menuntut pihak bank. Namun PNB mengklaim Kumar hanya melakukan drama agar kewajiban membayar pinjamannya digugurkan.
Arvind Kumar pegawai di Bank Nasional Punjab (PNB) India, mengaku cutinya ditolak dan dipaksa bekerja meski masih dalam masa pemulihan dari Covid-19. Ia akhirnya membawa tabung oksigen ke kantor pada Selasa (25/5/2021) dan menuntut pihak bank. Namun PNB mengklaim Kumar hanya melakukan drama agar kewajiban membayar pinjamannya digugurkan. (TWITTER @IndiaToday)

Baca juga: VIRAL Aksi Pengantin Wanita Debus Patahkan Besi Pakai Tangan, Ekspresi Mempelai Pria Disorot

Baca juga: VIRAL Pengantin Beri Seserahan 1 Box Bakso Goreng ke Calon Istri, Pernikahannya Tuai Sorotan

Dari publikasi Livehindustan via Kompas.com, PNB membantah pernyataan kumar.

Pihak bank juga menuduh Kumar melakukan drama untuk mencemarkan nama baik bank.

Kemudian, dilansir dari Hindustan Times, PNB menyebut bahwa Kumar sedang diselidiki atas pinjaman NPA (Non-Performing Asset) yang harus ia kembalikan.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat Kumar bersama istri dan putranya yang membantu membawa tabung oksigen masuk ke kantor bank tersebut.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa (25/5/2021) lalu di Sektor 4 PNB.

Pihak bank mengatakan, keluarga Kumar yang merekam video tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.

Dari laporan Livehindustan, Kumar kemudian menuju ke ruangan seniornya.

Di sana ia terlibat cekcok, seperti yang terlihat dalam video yang diunggah akun Twitter @IndiaToday.

Pasien Covid-19 ini menhatakan, ia membutuhkan pemulihan selama tiga bulan.

"Para dokter mengatakan saya akan butuh waktu tiga bulan untuk pulih sepenuhnya, karena infeksi sudah menyebar ke paru-paru. Kenapa saya diganggu?" ujar Kumar.

Keluarga Kumar mengatakan, ia mengajukan pengunduran diri setelah cutinya ditolak perusahaan.

Namun hal tersebut juga tidak diizinkan.

Mereka juga mengaku bahwa bank akan mengancam Kumar dengan memotong gajinya.

Sehingga, ia terpaksa datang ke kantor sambil membawa tabung oksigen.

Setelah terjadi pertengkaran verbal, hari itu Kumar akhirnya dipulangkan.

Pihak bank meyakini, tindakan Kumar menjadi sebuah taktik untuk membatalkan tuntutan kepada Kumar dan menghentikan proses terhadap rekening pinjaman NPA-nya.

Pihak PNB juga mengungkapkan, Kumar absen dari pekerjaannya tanpa surat izin selama dua tahun.

Selain itu, mereka juga menegaskan tidak ada pegawai positif Covid-19 yang cutinya ditolak, baik untuk kepentingan sendiri maupun orang lain.

India diserang Aspergillosis

Tak hanya Covid-19 yang merajalela di India, saat ini negara tersebut juga tengah diserang penyakit lain yakni aspergillosis.

Apa itu aspergillosis? Simak penjelasannya.

Pada 22 Mei 2021, jumlah orang India yang terinfeksi jamur hitam atau mukormikosis ada 185 orang. Kini, jumlahnya telah mencapai lebih dari 11.000 kasus.

Belum selesai dengan jamur hitam, pemerintah India mengumumkan adanya wabah lain, yakni infeksi jamur putih dan kuning.

Kini, dokter di Vadodara, India melaporkan 8 kasus infeksi jamur baru yang disebut aspergillosis.

Dilansir Times of India, Sabtu (29/5/2021), aspergillosis punya kemiripan dengan infeksi jamur hitam. Sama-sama terlihat pada orang yang baru sembuh dari Covid-19.

Pada Kamis (27/5/2021), Vadodara melaporkan 262 kasus jamur hitam dan delapan kasus baru aspergillosis. Ke-8 pasien yang terinfeksi aspergillosis dirawat di rumah sakit.

Aspergillosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur aspergillus dan memengaruhi sistem pernapasan seperti paru-paru. Orang dengan kekebalan tubuh lemah atau terganggu dapat terinfeksi.

Namun sebelumnya tidak pernah ada catatan pasien Covid-19 dikaitkan dengan aspergillosis.

"Aspergillosis tidak mematikan seperti infeksi jamur hitam, tapi bisa berakibat fatal," kata ahli.

Meningkatkanya berbagai kasus infeksi jamur di antara pasien Covid-19 telah dikaitkan dengan penggunaan obat steroid dan kekebalan yang terganggu.

Air tidak steril yang digunakan untuk menghidrasi suplai oksigen juga disebut bertanggung jawab atas meningkatnya kasus infeksi jamur di India.

Para ahli di India meyakini, penggunaan steroid yang tidak rasional dalam pengobatan ovid-19 adalah salah satu alasan utama di balik meningkatnya kasus jamur hitam.

Oleh karena itu, profesional kesehatan diperingatkan untuk menggunakan steroid dengan hati-hati dan tidak berlebihan.

Para pasien Covid-19 di India yang juga terinfeksi jamur hitam atau Mucormycosis, dirawat di rumah sakit NSCB, Jabalpur, India, pada 20 Mei 2021.
Para pasien Covid-19 di India yang juga terinfeksi jamur hitam atau Mucormycosis, dirawat di rumah sakit NSCB, Jabalpur, India, pada 20 Mei 2021. (AFP PHOTO/UMA SHANKAR MISHRA)

Mengenal aspergillosis

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), aspergillosis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur Aspergillus.

Sebagaimana TribunStyle.com kutip dari Kompas.com, Tak Cuma Jamur Hitam, Putih, dan Kuning, Kini India Diserang Aspergillosis. Jamur Aspergillus umumnya hidup di dalam dan di luar ruangan.

Kebanyakan orang menghirup spora jamur Aspergillus setiap hari, tapi tidak menimbulkan gejala sakit.

Nah, pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau memiliki penyakit paru-paru, berisiko tinggi terinfeksi jamur Aspergillus.

Jika seseorang terinfeksi Aspergillus dan mengidap aspergillosis, biasanya mereka akan mengembangkan reaksi alergi dan infeksi pada organ tubuh termasuk paru-paru.

Jika terdeteksi pada tahap awal, infeksi hanya dapat diobati dengan minum obat. Pengobatan aspergillosis sama dengan jamur hitam putih. Dalam kasus yang parah, jika infeksi menyebar ke bagian lain dari tubuh orang tersebut harus menjalani operasi.

(TribunStyle.com/Nafis,Kompas.com/Gloria)

#Covid-19 #India

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved