Breaking News:

MODAL Obat Flu, Pria di Kulon Progo Nekat Jadi Pembunuh Berantai, Targetnya 4 Wanita Jadi Korban

Beraksi pakai obat flu, pria asal Kulon Progo jadi pembunuh berantai. Targetnya 4 wanita jadi korban. Ini kronologinya.

indiatvnews.com
Jenazah 

Ia beraksi dengan cara memberi minum oplos pada korban terlebih dahulu, lalu dibunuh, lantas membawa lari barang milik korban.

Target yang selamat mengalami hal serupa.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Shutterstock via Kompas.com)

Munarso menceritakan, R nyaris menjadi korban sebelum kasus jenazah Desi ditemukan.

Pada sebuah warung, R sempat makan soto yang sudah diberi minuman oplos campur obat flu.

Meski sempat menyantapnya sedikit, R tetap merasa lemas dan pusing.

Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk mengambil diam-diam gawai milik R.

"Karena merasa soto tidak enak maka tidak jadi dimakan.

Pencuriannya sudah terjadi karena HP ini sudah berpindah ke saku pelaku," kata Munarso.

R sadar kenekatan NAF, HP pun kembali dan kasus selesai begitu saja.

Semantara target lain, C merupakan mantan kakak kelasnya semasa sekolah.

NAF nekat melancarkan aksi pada C beberapa jam sebelum kejahatannya pada Takdir.

Baca juga: KISAH PILU, Calon Pengantin Tewas Tertabrak Truk H-5 Nikah, Tenda Pernikahan Berubah untuk Takziah

Awalnya NAF dan C hanya jalan keliling-keliling sepanjang siang hari.

“Karena C terus dihubungi ibunya, maka tidak lama.

Modusnya, pelaku membawa ke tempat sunyi tapi belum menemukan tempat yang pas karena C terus ditelepon ibunya," katanya.

Hingga akhirnya C pun selamat.

Diketahui bahwa apa yang disampaikan target selamat ini menjadi keterangan yang menguatkan bahwa kasus ini pembunuhan berantai dan terencana.

Atas perbuatannya, NAF terancaman hukuman mati ataupun hukuman seumur hidup.

“(Karena itu) kasus dengan tersangka NAF ini dapat dikatakan pelaku pembunuhan berantai, karena ada dua korban meninggal.

Namun, sebelum kejadian yang mengakibatkan korban, pelaku sudah melakukan hal serupa pada calon korban (lain),” kata Munarso.

#pembunuhanberantai

Ikuti kami di
Editor: Monalisa
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved