TERLANJUR Melaju 48 Km, Pria Ini Tak Sadar Pasangannya yang Hamil Ketinggalan di SPBU Tanpa Ponsel
Seorang pria tak sengaja tinggalkan kekasih yang seang hamil di SPBU dini hari, baru sadar setelah melaju sejauh 48 kilometer
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Delta Lidina Putri
Reporter: Nafis Abdulhakim
TRIBUNSTYLE.COM - Tak sadar, seorang pria tinggalkan kekasihnya yang hamil di SPBU dini hari.
Terlebih, sang pasangan saat itu tidak mengenakan jaket dan membawa ponsel.
Pria ini baru sadar setelah melaju sejauh 48 kilometer.
Peristiwa ini bermula saat sang pria bersama pasangan dan anak mereka berusia 11 bulan dalam perjalanan dari Oberbayern ke North Rhine-Westphalia, 23 Mei lalu.
Pasangan dan anaknya diketahui duduk di bangku belakang.
Saat itu, pria yang tidak disebut identitasnya itu berhenti di tempat pengisian bahan bakar (SPBU) di kawasan Erlangen, Bavaria.
Pria itu berhenti untuk membuang air kecil dan kemudian kembali melanjutkan perjalanan.
Saat itu, waktu menunjukkan pukul 01.00 waktu setempat.
Namun, sang kekasih dilaporkan keluar dari mobil.
Adapun, pria itu kembali masuk dan langsung melanjutkan perjalanan.
Ia mengira bahwa sang kekasih masih duduk di belakang.
Wanita yang tengah hamil tersebut ditinggalkan begitu saja di tempat parkir.
Sang pacar juga tidak membawa jaket maupun ponsel.
Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Kamis (3/6/2021), ada pengunjung SPBU yang menemukannya.
Pengunjung tersebut kemudian meminjamkan ponselnya sehingga wanita hamil tersebut bisa menelepon polisi.
Pacar wanita yang ditinggalkan di SPBU ini baru sadar setelah menyetir sejauh 48 kilometer.
Pria yang tak disebutkan identitasnya tersebut kemudian langsung putar balik.
Untungnya, sang kekasih telah dijemput polisi dan mengantarkan kepadanya.
Dari keterangan yang diunggah di Facebook Kepolisian Franconia Tengah, keduanya bisa berkumpul kembali.
Mereka mengatakan, anggota mereka dari polisi lalulintas Relangen mendapat laporan tersebut pada Minggu dini hari.
Disebutkan, pria, pacar, dan anak mereka berhenti di SPBU dekat gerbang keluar Pommersfelden.
"Ayah yang berusia 28 tahun itu awalnya ke toilet dengan pacar dan anak mereka duduk di belakang," jelas kepolisian.
Tak lama berselang, sang kekasih yang juga berusia 28 tahun tengah hamil itu keluar dari mobil.
Ia keluar di saat sang pria masuk ke kursi sopir.
Setelah melaju hingga Wiesentheid, pria ini baru sadar bahwa pacarnya tertinggal di SPBU.
"Mobil patroli mengantarkan kekasihnya kepadanya. Mereka bertemu di tengah jalan untuk bersatu kembali," tutur penegak hukum.
Baca juga: VIRAL Daftar Harga Selangit Jajanan di Puncak Bogor, Pemilik Kedai Klarifikasi: Itu Salah Hitung
Baca juga: VIRAL Ujian Praktik Akad Nikah saat SMA, Pasangan Ini Malah Nikah Sungguhan, Bukti Ucapan Adalah Doa
Kisah viral lainnya
Baru-baru ini ramai di media sosial, biaya parkir mobil hampir Rp 10 juta.
Media sosial dihebohkan dengan unggahan seorang bule yang yang mengaku membayar parkir di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai Rp 9,6 juta.
Dalam postingan @doyoutravel mengunggah video dan bukti struk tarif parkir yang harus dibayarkannya pada insta story-nya sekitar 22 jam lalu.
Sebagaimana TribunStyle.com kutip dari TribunBali.com, Bule Bayar Parkir di Bandara Ngurah Rai Rp 9,6 Juta, Manajemen Benarkan untuk Biaya Parkir 2 Bulan. Pada struk parkir tersebut tertulis total biaya parkir sebesar Rp 9.640.000 dan mencantumkan nomor kendaraan yang diparkiran serta lengkap dengan nama petugas yang melayani di pintu keluar parkir.
Biaya parkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tersebut adalah tagihan untuk jasa parkir mobil selama 2 bulan, masuk parkir 1 April 2021 dan keluar parkir 1 Juni 2021.
Pihak PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I membenarkan adanya pengguna jasa yang membayar biaya parkir sebesar Rp 9,6 juta.
Hal ini dibenarkan oleh Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, kepada tribunbali.com, Rabu 2 Juni 2021.
"Benar, yang Bersangkutan parkir dari tanggal 1 April 2021 sampai tanggal 1 Juni 2021 kemarin."
"Biaya parkir dibayarkannya itu sudah sesuai tarif parkir yang berlaku," jelasnya.
Mengenai unggahan yang bersangkutan di media sosial tersebut apakah pihak Angkasa Pura I akan memanggilnya untuk meminta klarifikasi, atau akan memberikan penjelasan mengenai biaya parkirnya itu, Taufan menyampaikan masih akan dibicarakan terlebih dahulu langkah apa yang akan diambil oleh pihaknya terhadap yang bersangkutan.
Sebelumnya sebagai informasi, per tanggal 1 April 2021 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah melakukan penyesuaian tarif parkir kendaraan untuk roda dua dan roda empat ke atas.
Penyesuaian tarif pakir, untuk roda dua dikenakan Rp 4.000 untuk 0-12 jam pertama, lalu tiap jam berikutnya atau secara progresif dikenakan Rp 2.000.
Sementara untuk kendaraan roda empat, 0-1 jam sebesar Rp 10.000, lalu tiap satu jam selanjutnya akan dikenakan tarif Rp 5.000.
Lalu untuk kendaraan roda enam atau lebih dikenakan tarif parkir Rp 15.000, 0-1 jam, lalu tiap satu jam selanjutnya akan dikenakan tarif Rp 5.000.(*)
(TribunStyle.com/Nafis,TribunBali.com/Zaenal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-tempat-pengisian-bahan-bakar-dan-ibu-hamil.jpg)