Tokoh Viral Hari Ini
Profil Jay Park, Rapper Mantan Member 2PM yang Lirik Lagunya Dianggap Tak Menghormati Umat Beragama
Inilah profil Jay Park, rapper mantan member 2PM yang lirik lagunya dianggap tak menghormati umat beragama.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Dhimas Yanuar
Reporter: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah profil Jay Park, rapper mantan member 2PM yang lirik lagunya dianggap tak menghormati umat beragama.
Jay Park dikenal sebagai rapper sekaligus b-boy Korea Selatan yang lahir di Amerika Serikat.
Ia merupakan mantan member dan leader boy band kondang Korea Selatan, 2PM.
Dikutip dari berbagai sumber, inilah profil Jay Park selengkapnya.
Baca juga: Jay Park Berulang Tahun ke-34, Intip Transformasi Eks 2PM dari Kecil hingga Penampilan Terbarunya
Baca juga: 4 Fakta Rencana Comeback EXO, Lay Dikabarkan Turut Serta, Bagaimana Member yang Lagi Wamil?
Biodata
Jay Park memiliki nama asli Park Jaebeom.
Ia lahir di Seattle, Washington, Amerika Serikat pada 25 April 1987.
Berdasarkan tanggal lahirnya, ia diketahui berzodiak Taurus.
Perjalanan karier
Jay Park menunjukkan minat yang besar pada musik hip hop dan breakdance di usia muda.
Bersekolah di Edmonds Woodway, ia menghabiskan sebagian besar waktu istirahat dan makan siangnya berlatih menari dengan teman-temannya.
Park mulai mendengarkan musik hip hop dan rap di awal masa remajanya, dan menghabiskan waktu belajar dan menulis rap sendiri selama sekolah menengah.
Pada tahun 2003, Park menjadi salah satu anggota pertama dari b-boy crew Art of Movement (AOM) yang berbasis di Seattle.
Meski sempat tak setuju, pada tahun 2004, ibu Park akhirnya menyarankan sang anak mengikuti audisi bakat JYP Entertainment.
Park berhasil lolos dan kemudian pindah ke Korea Selatan untuk menerima pelatihan menari, rap, menyanyi, dan bahasa Korea di bawah pengawasan ketat JYPE.
Ia akhirnya menyelesaikan pendidikan universitasnya di Universitas Dankook.
Setelah hampir empat tahun menjadi trainee, Jay Park akhirnya debut bersama grup 2PM pada 2008.
Ia bahkan ditunjuk sebagai pemimpin grup yang beranggotakan 7 orang tersebut.
Nama Park semakin meroket seiring dengan kepopuleran 2PM.
Tak lama setelah debut, Park justru terlibat kontroversi yang membuatnya sampai keluar dari 2PM.
Pada 4 September 2009, muncul artikel di internet tentang unggahan Park pada tahun 2005 di akun Myspace pribadinya di mana ia menyatakan ketidaksukaannya untuk hidup di Korea saat masih dalam pelatihan.
Hal ini menyebabkan ledakan kemarahan dari warganet, termasuk tuntutan agar dia dipaksa keluar dari negeri serta permohonan bunuh diri yang diperoleh sampai 3.000 tanda tangan sebelum ditutup.
Park kemudian meninggalkan grup dan kembali ke Amerika Serikat, dengan rencana akan kembali ke sekolah dan belajar tentang musik.
Setelah keluar dari 2PM, Park memutuskan untuk bersolo karier dengan merilis single dan album dan masih eksis hingga kini.
Ia bahkan membuat label rekaman hip hop independen AOMG dan H1ghr Music.
Park juga menjadi tokoh berpengaruh dalam kancah hip hop Korea.
Ia dikreditkan sebagai salah satu tokoh utama yang bertanggung jawab atas penerimaan komersial yang meningkat dan popularisasi arus utama K-hip hop di Korea Selatan.
Baru-baru ini, Jay Park menjadi sorotan karena liriknya yang menyinggung kepercayaan umat Islam dan Kristen.
Dalam lirik lagunya yang berjudul "Mukbang (remix)" terdapat kalimat, "Worship me like Allah. Get it done like wallah," yang artinya "sembah aku seperti Allah."
Dilansir dari Koreaboo, banyak umat beragama dari seluruh dunia memprotes lirik lagu yang rilis Desember 2020 lalu itu.
Tahu bahwa dirinya dikecam, Jay Park akhirnya memberikan permintaan maaf di Twitter.
"Lirik tidak pernah dimaksudkan untuk menyinggung atau tidak sopan. Bagi siapa pun yang mengambil cara seperti itu saya minta maaf," tulis Jay Park, Kamis (27/5/2021) lewat akun @JAYBUMAOM.
(Tribunstyle/ Amr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/profil-jay-park.jpg)