Bak Tak Punya Hati, Wanita Ini Jadikan Kematian Sapri Bahan Candaan, Dolli Istighfar: Astaghfirullah
Sakitnya hati Doli, lihat video seorang wanita bak tak punya hati jadikan kematian Sapri bahan candaan. Sosoknya ternyata dekat dengan Ayu Ting Ting.
Editor: Monalisa
TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah video viral di media sosial, seorang wanita jadikan kematian Sapri Pantun sebagai bahan candaan.
Video yang merekam momen tak beretika itu viral di media sosial Instagram, pada Rabu (19/5/2021).
Diketahui, wanita yang jadikan kematian Sapri sebagai candaan ini kerap terlihat menghabiskan waktu bersama Ayu Ting Ting.
Awalnya, wanita ini bertanya kepada pria yang ada di sampingnya.
Wanita yang disebut sahabat Ayu Ting Ting tersebut bertanya apakah si pria tak ingin mengikuti jejak Sapri Pantun.
"Cing lu enggak ikut sama temen lu Sapri Pantun?" ucapnya sambil tertawa.
Baca juga: WUJUDKAN Mimpi Sapri Punya Anak Laki, Irma Pilu, Suami Kini Tiada: Ini Anak yang Dinanti Bapaknya
Baca juga: Istri Sapri Pantun Lahiran, Teringat Pesan Terakhir Almarhum, Ucapan Bak Pertanda: Gak Mikir ke Situ

"Kemana? yoi," tanya pria tersebut.
Wanita berkerudung hitam itu lalu mengatakan Sapri Pantun sudah meninggal dunia.
"Mati begok dia," katanya kembali tertawa ngakak.
"Oh udah mati ya," ucap pria tersebut.
Ntah apa yang lucu, keduanya lalu tertawa sampai terpingkal.
Aksi sahabat Ayu Ting Ting yang menjadikan kematian Sapri sebagai bahan candaan, rupanya memantik kemarahan netizen.
Baca juga: Istri Sapri Lahiran, Ruben Onsu Gercep Telepon Ntar Bill-nya Foto, Adik Sapri Kaget: Terlalu Baik
lolalolaloli25: Emang mereka tuh circlenya attitudenya nol semua ya
ferlandaana: Org ga berpendidikan sih ya ga paham mana becandaan mana bukan..
fitrmirawati: Astagfirulloh YaAllah kenapa dia ngomong begitu .
Tak disangka adik Sapri, Doli juga ikut mengomentari tingkah sabahat Ayu Ting Ting itu.
Doli bersabar sambil mengucapkan kalimat Istigfar.
"Astaghfirullah," tulis Dolly, dikutip dari TribunJakarta.com, Sahabat Ayu Ting Ting Jadikan Kematian Sapri Pantun Bahan Candaan, Dolly Usap Dada: Astagfirullah.

Suami Kini Tiada: Ini Anak yang Dinanti Bapaknya
Sementara itu, istri Sapri, Irma kini telah melahirkan anak keduanya di saat sang suami telah tiada.
Bahagia namun bercampur dengan sedih itulah yang tengah dirasakan Irma, istri mendiang Sapri Pantun.
Bagaimana tidak, Irma yang sudah mewujudkan impian Sapri memiliki anak laki-laki malah harus kehilangan sang suami untuk selamanya.
Pilunya kondisi Irma ini diungkapkan oleh Doli, adik kandung sekaligus manajer Sapri semasa hidup.
Diakui Doli, selain membawa kebahagiaan, kelahiran bayi laki-laki Sapri tersebut ternyata membuat Irma mengalami perasaan yang campur aduk.
Pasalnya, Irma juga menyesali kepergian Sapri yang hanya berselang lima hari dengan kelahiran anaknya.
Baca juga: Istri Sapri Pantun Lahiran, Teringat Pesan Terakhir Almarhum, Ucapan Bak Pertanda: Gak Mikir ke Situ
Baca juga: Istri Sapri Lahiran, Ruben Onsu Gercep Telepon Ntar Bill-nya Foto, Adik Sapri Kaget: Terlalu Baik

Apalagi, anak tersebut merupakan anak laki-laki yang sudah diidamkan Sapri sejak lama.
Menurut Doli, Irma merasa senang sekaligus sedih ketika melihat bayinya untuk pertama kali.
"Tentunya pasti bahagia, tapi haru juga, sedih juga sih," kata Doli dikutip dari kanal YouTube MOP Channel, Minggu (16/5/2020).
"Senang campur sedih, soalnya ini anak yang dinanti sama bapaknya."
Doli membeberkan bahwa selama ini Sapri akrab dengan keponakan-keponakan lelakinya dan berharap memiliki anak laki-laki sendiri.
"Karena kan keponakan-keponakannya cowok semua, selalu Bang Sapri ngajak main."
Lantaran Sapri telah tiada, Doli dan keluarga lainnya berkomitmen untuk membesarkan anak tersebut.
Ia merasa berutang budi dengan Sapri yang telah bekerja keras menghidupi keluarga dan adik-adiknya.
"Saya sekeluarga tetap berusaha menjaga amanah, sebisa mungkin saya harus menjaga anak ini," ujar Doli.
"Karena kan ini titipan juga, gimana dulu semasa hidupnya Bang Sapri selalu menghidupi adik-adiknya."
"Sekarang adik-adiknya gimana caranya menghidupi biar bisa sekolah yang lebih tinggi."