Breaking News:

Tara Cara dan Niat Puasa Syawal 1442 H, Lebih Baik Dilakukan Berurutan, Simak Keutamaannya

Niat puasa syawal adalah Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillâhi ta‘ala, berikut tata cara dan ketentuan puasa sunnah 6 hari.

Kolase TribunStyle (henryfordlivewell.com)
Ilustrasi puasa syawal. 

"Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillâhi ta‘ala."

Artinya, "Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT."

Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Berikut ini niat puasa Syawal pada siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillâhi ta‘ala."

Artinya, "Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT."

Tata Cara Puasa 6 Hari Syawal

Puasa 6 hari di bulan Syawal secara umum sama dengan puasa lainnya.

Sebagaimana TribunStyle.com kutip dari Tribunnews.com, Niat dan Tata Cara Puasa Syawal 2021, Dianjurkan Dikerjakan Secara Berurutan. Puasa Syawal diawali dengan niat, makan sahur, dan kemudian berbuka puasa.

Dikutip dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Sukabumi, ummi.ac.id, berikut ini tata cara dan ketentuan puasa Syawal:

1. Puasa Syawal dilakukan selama enam hari

Sebagaimana disebutkan dalam hadis, puasa Syawal dilakukan selama enam hari.

Lafaz hadis di atas adalah:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved