Breaking News:

PASRAH Warga Jalur Gaza Palestina 'Tahu akan Mati', Tiap Malam Pakai Baju Terbaik, Bersiap Dikubur

Saking pasrahnya dengan kondisi perang yang terus-terusan terjadi, warga di Jalur Gaza sampai merasa bisa mati kapan saja.

MAHMUD HAMS / AFP
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. 

TRIBUNSTYLE.COM - Saking pasrahnya dengan kondisi perang yang terus-terusan terjadi, warga di Jalur Gaza sampai merasa bisa mati kapan saja.

Ibrahim Abdo, warga negara Australia menceritakan bagaimana kondisi keluarga besarnya yang berada di Jalur Gaza dikutip dari artikel Tribun Jatim berjudul 'Pasrah Keluarga di Jalur Gaza 'Tahu akan Mati', Tiap Malam Pakai Pakaian Terbaik, Bersiap Dimakamkan'.

Dirinya pun mengungkap kecemasan keluarganya di sana. 

Kekhawatiran itu muncul di tengah eskalasi peperangan antara Israel dan Palestina.

Konflik Palestina dan Israel
Konflik Palestina dan Israel (AFP)

Seperti diketahui, tensi antara tentara Israel dan Hamas, organisasi Islam Palestina, terus meningkat setelah keduanya terlibat bentrok di Masjid Al Aqsha, Yerusalem, beberapa waktu lalu.

Kedua negara tersebut berseteru memperebutkan wilayah Timur Yerusalem yang diklaim bagian tak terpisahkan dari Ibukota Israel.

Dua hari lalu keponakan Abdo mengirimkan sebuah video yang menunjukkan detik-detik rumah tetangganya di Kota Gaza hancur lebur akibat rudal tentara Israel.

Baca juga: SIAPA Gal Gadot? Simak Profil Pemeran Wonder Woman, Dikritik Gegara Posting Konflik Israel-Palestina

"Dia (keponakan Abdo) langsung mengatakan pada saya bahwa keluarga besar saya di Jalur Gaza setiap malam menggunakan pakaian terbaik mereka," ujar Abdo dilansir dari theguardian.com, Sabtu (15/5/2021).

"Mereka mengenakan pakaian terbaik karena mereka tahu akan mati. Sehingga ketika warga menemukan mereka telah tak bernyawa, mereka bisa langsung dikuburkan," sambung Abdo.

Dalam hukum Islam, tubuh seorang martir yang meninggal dunia tidak dibersihkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Galuh Palupi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved