Breaking News:

Kementerian Agama, Muhammadiyah, hingga PBNU Imbau Warga Sholat Idul Fitri 2021 di Rumah Saja

Berikut imbauan Menteri Agama, PP Muhammadiyah, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 2021.

Editor: Dhimas Yanuar
Tribunjabar.id/Gani Kurniawan
Ilustrasi sholat di rumah. 

TRIBUNSTYLE.COM - Berikut imbauan Menteri Agama, PP Muhammadiyah, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 2021 saat pandemi Covid-19.

PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan Lebaran 2021 pada Selasa, 11 Mei 2021.

Baca juga: Edaran Muhammadiyah Tentang Salat Idul Fitri 2021 di Tempat Umum, Protokol Harus Diperhatikan

Baca juga: KAPAN Lebaran Idul Fitri 2021? Simak Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1442 H, Cek di Sini

Ilustrasi kartu ucapan selamat Idul Fitri 1442 H / 2021.
Ilustrasi kartu ucapan selamat Idul Fitri 1442 H / 2021. (Kolase TribunStyle (Freepik))

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan umat Islam yang berada di zona hijau dan kuning diperbolehkan menggelar salat Idul Fitri di masjid atau tanah lapang.

Namun, pelaksanaannya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Salat Ied hanya boleh dilakukan di zona hijau dan kuning, itupun dengan protokol kesehatan dengan pembatasan 50 persen," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (11/5/2021).

Sementara itu, umat Islam yang berada di zona merah dan oranye harus salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Hal itu untuk menghindari penularan Covid-19 saat melaksanakan salat Idul Fitri 2021.

"Kita minta masyarakat sebaiknya salat di rumah masing-masing, tidak apa-apa," kata Menag.

"Salat Ied ini hukumnya sunah. Menjaga kesehatan, keselamatan diri, keselamatan keluarga, itu hukumnya wajib," paparnya.

PP Muhammadiyah

Melalui Surat Edaran Nomor 4/EDR/I.0/E/2021, PP Muhammadiyah mengimbau masyarakat yang lingkungannya terdapat pasien Covid-19, untuk salat Idul Fitri di rumah.

"Salat Idul Fitri dapat dilakukan di rumah untuk masyarakat yang lingkungannya terdapat pasien positif atau kondisi belum aman dari Covid-19," bunyi SE itu.

"Jika tidak ada warga yang tertular virus corona atau kondisi setempat dipandang aman Covid-19, salat Idul Fitri dapat dilaksanakan di lapangan kecil atau tempat terbuka di sekitar tempat tinggal dalam jumlah jamaah yang terbatas," lanjut PP Muhammadiyah dalam SE tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved