Breaking News:

BEDA Ucapan Idul Fitri Minal Aidin Wal Faidzin & Taqaballahu Minna Wa Minkum, Simak Penjelasannya

Apa bedanya ucapan Idul Fitri Minal Aidin Wal Faidzin dan Taqabbalallahu minna wa minkum? simak arti dan penjelasannya.

Kolase TribunStyle (Istimewa)
Ilustrasi Idul Fitri. 

TRIBUNSTYLE.COM - Tak terasa umat Muslim kini sudah berada di penghujung bulan Ramadhan 2021.

Sebentar lagi umat Muslim akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Saat merayakan Idul Fitri, biasanya para umat Muslim memberikan ucapan dan doa untuk keluarga, kerabat, maupun sahabat.

Di Indonesia, kalimat Minal Aidin Wal Faizin (dalam bahasa arab : من العاءدين والفايزين ) dan Taqabbalallahu minna wa minkum, sering diucapkan ketika Idul Fitri.

Keduanya memiliki arti berbeda meski sering diucapkan ketika Idul Fitri. Kalimat Minal Aidin Wal Faidzin, ternyata bukan doa yang tepat untuk ucapan selamat Idul Fitri.

Baca juga: Apakah Puasa Syawal Usai Idul Fitri 1442 H Harus Dikerjakan 6 Hari Berturut-turut? Ini Penjelasannya

Baca juga: LEBARAN 3 Hari Lagi, Ini Tata Cara Mandi Hari Raya Idul Fitri 2021, Kapan Waktu Tepat Melakukannya?

Suasana salat idul fitri.
Suasana salat idul fitri. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Apa arti dari Minal Aidin Wal Faizin?

Mengutip dari Tribun Pontianak, kalimat Minal Aidin Wal Faidzin terdiri dari beberapa penggalan kata.

Kata Min artinya 'termasuk', Al-aidin artinya 'orang-orang yang kembali', Wal Artinya 'dan', serta Al-faizin Artinya 'menang'.

Jika dimaknai secara harfiah, kalimat Minal 'Aidin wal Faizin dalam bahasa indonesia menjadi 'Termasuk dari orang-orang yang kembali sebagai orang yang menang'.

Menurut beberapa ulama, kalimat minal aidin wal-faizin sering diucapkan dari generasi sahabat atau ulama setelah Salafus Salih.

Kalimat tersebut berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus. Penyair itu bernama Shafiyuddin Al-Huli.

Dia membawa syair yang menceritakan dendang wanita di hari raya. Sementara sumber lain menjelaskan, pada zaman khilafiah Rasyidin, ucapan Minal Aidin wal-Faizin dipakai sebagai ungkapan bangga atas kemenangan perang yang sebenarnya, contohnya perang badar.

Minal 'aidin wal-faizin, maknanya tidak akan dimengerti oeh orang Arab. Kalimat ini juga tidak ada dalam kamus bahasa Arab, dan hanya dijumpai makna perkataannya saja.

Dalam hadis tidak dijelaskan secara spesifik mengenai ucapan Minal 'aidin wal-faizin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved