Breaking News:

KENALI Badai Sitokin yang Sempat Menyerang Raditya Oloan, Gejalanya dari Kelelahan Hingga Nyeri Dada

Sembuh Covid-19 masih wjib waspada, kenali badai sitokin yang bisa memperparah kondisi hingga meninggal seperti Raditya Oloan. Ini gejalanya.

Instagram @radityaoloan_lovers
Raditya Oloan sempat alami badai sitokin sebelum meninggal dunia. 

Kondisi Radit yang terus menurun pun berakhir menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (6/5/2021).

Lantas apa sebenarnya badai sitokin itu?

Mengapa penyintas Covid-19 bisa mengalaminya?

Mengutip dari New Scientist, badai sitokin merupakan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh pada Covid-19 maupun influenza.

Sitokin yang merupakan protein kecil ini sebenarnya bertugas untuk melawan infeksi dalam tubuh.

Namun sayangnya, lantaran pergerakannya sangat cepat sitokin justru berubah menjadi petaka.

Dokter umum yang juga kandidat PhD bidang Medical Science di Kobe University, Adam Prabata menjelaskan reaksi sitokin yang berlebih bisa membahayakan tubuh.

"Jadi nanti sesuai alurnya karena sitokin banyak, jadi respons sel imun juga akan jadi masif," ujar Adam saat dihubungi Kompas.com, Minggu (9/5/2021).

Karena banyaknya sitokin, kemudian timbul reaksi inflamasi hebat pada tubuh.

Badai sitokin sendiri bisa menyerang semua penderita Covid-19 tanpa mengenal usia.

Baca juga: HADAPI Momen Berat Ditinggal Raditya Oloan, Putra Sulung Joanna: Sulit untuk Tidak Kecewa pada Tuhan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved